{"id":62382,"date":"2022-06-20T09:04:11","date_gmt":"2022-06-20T02:04:11","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=62382"},"modified":"2022-06-20T09:04:17","modified_gmt":"2022-06-20T02:04:17","slug":"ganjar-konferensi-kristen-sedunia-jadi-momentum-suarakan-perdamaian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/ganjar-konferensi-kristen-sedunia-jadi-momentum-suarakan-perdamaian\/","title":{"rendered":"Ganjar: Konferensi Kristen sedunia jadi momentum suarakan perdamaian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa acara konferensi umat Kristen Mennonite sedunia atau Mennonite World Conference (MWC) Ke 17 di Jateng pada awal Juli 2022 menjadi momentum untuk menyuarakan perdamaian bagi seluruh pihak. &quot;Saya beberapa hari ini gak nyaman dengan kondisi yang bisa kita lihat di media, termasuk situasi konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini, kekerasan, rasialis. Nah ini bagus untuk kita membawa pesan damai pada mereka,&quot; kata Ganjar saat bertemu panitia pelaksana MWC di Rumah Dinas Gubernur Jateng di Semarang, Selasa. Menurut Ganjar, MWC Ke 17 yang mengambil tema Melintas Batas juga tepat dengan kegelisahan yang dirasakannya sehingga dirinya menyambut baik acara tersebut dan berharap kegiatan ini bisa menciptakan resonansi perdamaian dunia, apalagi komunitas mennonite ini bergerak dengan latar belakang kemanusiaan dan sosial. &quot;Sehingga kalau kemudian banyak terjadi kekerasan-kekerasan kepada anak terus kemudian rasialisme yang muncul, harus dihentikan dan saya kira komunitas ini bisa menyuarakan,&quot; ujarnya. Mantan anggota DPR RI itu menyebut acara yang melibatkan ribuan umat Nasrani dari 58 negara merupakan momentum yang bagus untuk Indonesia buat komunitas dan gereja agar bisa menyampaikan pada dunia bahwa itu sesuatu yang penting dan mesti menyuarakan itu dengan keras. Pembukaan acara, kata Agus, dilakukan di Kopeng, Kota Salatiga, sedangkan penutupannya di Kota Semarang, Jawa Tengah. Ia mengatakan bahwa kehadiran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sangat diharapkan agar bisa menambah antusiasme peserta yang hadir. Dirinya juga berterima kasih karena Ganjar sepemikiran dengan misi yang dibawa dalam acara MWC. (antara)\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa acara konferensi umat Kristen Mennonite sedunia atau Mennonite World Conference (MWC) Ke 17 di Jateng pada awal Juli 2022 menjadi momentum untuk menyuarakan perdamaian bagi seluruh pihak.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>&#8220;Saya beberapa hari ini gak nyaman dengan kondisi yang bisa kita lihat di media, termasuk situasi konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini, kekerasan, rasialis. Nah ini bagus untuk kita membawa pesan damai pada mereka,&#8221; kata Ganjar saat bertemu panitia pelaksana MWC di Rumah Dinas Gubernur Jateng di Semarang, Selasa.<\/p>\n<p>Menurut Ganjar, MWC Ke 17 yang mengambil tema <i>Melintas Batas<\/i> juga tepat dengan kegelisahan yang dirasakannya sehingga dirinya menyambut baik acara tersebut dan berharap kegiatan ini bisa menciptakan resonansi perdamaian dunia, apalagi komunitas mennonite ini bergerak dengan latar belakang kemanusiaan dan sosial.<\/p>\n<p>&#8220;Sehingga kalau kemudian banyak terjadi kekerasan-kekerasan kepada anak terus kemudian rasialisme yang muncul, harus dihentikan dan saya kira komunitas ini bisa menyuarakan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Mantan anggota DPR RI itu menyebut acara yang melibatkan ribuan umat Nasrani dari 58 negara merupakan momentum yang bagus untuk Indonesia buat komunitas dan gereja agar bisa menyampaikan pada dunia bahwa itu sesuatu yang penting dan mesti menyuarakan itu dengan keras.<\/p>\n<p>Pembukaan acara, kata Agus, dilakukan di Kopeng, Kota Salatiga, sedangkan penutupannya di Kota Semarang, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Ia mengatakan bahwa kehadiran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sangat diharapkan agar bisa menambah antusiasme peserta yang hadir.<\/p>\n<p>Dirinya juga berterima kasih karena Ganjar sepemikiran dengan misi yang dibawa dalam acara MWC. (antara)<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa acara konferensi umat Kristen Mennonite sedunia atau Mennonite World Conference (MWC) Ke 17 di Jateng pada awal Juli 2022 menjadi momentum untuk menyuarakan perdamaian bagi seluruh pihak. &#8220;Saya beberapa hari ini gak nyaman dengan kondisi yang bisa kita lihat di media, termasuk situasi konflik yang terjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62383,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"71"},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-62382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"better_featured_image":{"id":62383,"alt_text":"","caption":"","description":"109574b9394992cba070a0107f519123","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ganjar-konferensi-nasrani-sedunia-jadi-momentum-suarakan-perdamaian_62afd2f1005a2.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ganjar-konferensi-nasrani-sedunia-jadi-momentum-suarakan-perdamaian_62afd2f1005a2.jpeg?fit=768%2C512&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ganjar-konferensi-nasrani-sedunia-jadi-momentum-suarakan-perdamaian_62afd2f1005a2.jpeg"},"categories_detail":[{"id":3,"name":"Umum","description":"","slug":"umum","count":768,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/ganjar-konferensi-nasrani-sedunia-jadi-momentum-suarakan-perdamaian_62afd2f1005a2.jpeg?fit=800%2C533&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"717","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62382"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62382\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62383"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}