{"id":63861,"date":"2023-04-02T09:08:27","date_gmt":"2023-04-02T02:08:27","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=63861"},"modified":"2023-04-02T04:09:40","modified_gmt":"2023-04-01T21:09:40","slug":"refleksi-paskah-di-tengah-pergumulan-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/refleksi-paskah-di-tengah-pergumulan-bangsa\/","title":{"rendered":"Refleksi Paskah di Tengah Pergumulan Bangsa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Umat Kristiani di seluruh dunia, tidak lama lagi akan merayakan Paskah. Paskah tahun ini yang jatuh pada, 9 April 2023, akan diperingati dan dirayakan di tengah situasi dunia yang sedang diliputi oleh berbagai pergumulan. Tantangan berat yang dihadapi oleh umat manusia dewasa ini antara lain adalah ancaman krisis ekonomi global berkaitan dengan perang di Eropa antara Rusia dan Ukraina. Demikian juga bencana alam yang terjadi di beberapa negara, seperti gempa bumi di Turki yang menewaskan ribuan orang, banjir dan angin topan yang melanda negara-negara yang ada di Asia, Eropa dan Amerika. Di negara kita sendiri Indonesia, kita bersyukur karena bangsa kita sudah pulih dari pandemi covid-19, sehingga\u00a0 aktivitas\u00a0 ekonomi mulai tumbuh.\u00a0 Namun krisis global yang sedang melanda dunia, dampaknya juga terasa di negara kita.\u00a0 Dalam kondisini ini kita juga akan\u00a0 menghadapi agenda nasional lima tahunan, yaitu pesta demokrasi pemilihan Presiden dan Legislatif 2024, yang sudah mulai terasa geliatnya saat ini, yang menimbulkan potensi konflik, dan disintegrasi bila tidak disikapi dengan Arif dan bijaksana. Sementara dibeberapa daerah juga terjadi bencana alam yang membuat rakyat semakin menderita dan terpuruk. Di tengah situasi itulah umat Kristiani akan merayakan Paskah. PGI dan KWI telah menetapkan tema Paskah adalah: \u201cIa mendahului kamu ke Galilea; Jangan Takut!\u201d (Matius 28:7, 10) Paskah adalah Peristiwa kebangkitan\/kemenangan Kristus atas kuasa maut (kuasa kegelapan). Peristiwa Paskah sesungguhnya membebaskan manusia dari segala ketakutan, kekuatiran dan frustrasi, sebab maut sudah di kalahkan oleh kebangkitan Kristus (I Kristus 15:55 dan 57). Yesus yang bangkit dari kematian, memulihkan iman murid-murid-Nya. Seperti kesaksian Injil Matius\u201d:\u00a0 \u201cDan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galile\u201d. Maka kata Yesus kepada mereka: \u201cJangalah takut\u201d (Matius 28:7 dan 10). Dalam konteks itu, perayaan Paskah umat Kristiani memberikan kekuatan dan harapan bagi umat manusia untuk bangkit dari keterpurukan dan penderitaan. Sehingga kita memiliki optimisme menjalani hari-hari kedepan bersama Kristus yang bangkit. Oleh: Pdt. Dr. Arnold A. Abbas\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Diakonia.id<\/strong> &#8211;<\/p>\n<div>\n<figure class=\"entry-thumbnail\" style=\"text-align: justify;\"><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-25760 alignleft\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/pgi.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/abas-222x300.jpg?resize=222%2C300&#038;ssl=1\" sizes=\"(max-width: 222px) 100vw, 222px\" srcset=\"https:\/\/pgi.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/abas-222x300.jpg 222w, https:\/\/pgi.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/abas.jpg 338w\" alt=\"\" width=\"222\" height=\"300\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Umat Kristiani di seluruh dunia, tidak lama lagi akan merayakan Paskah. Paskah tahun ini yang jatuh pada, 9 April 2023, akan diperingati dan dirayakan di tengah situasi dunia yang sedang diliputi oleh berbagai pergumulan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tantangan berat yang dihadapi oleh umat manusia dewasa ini antara lain adalah ancaman krisis ekonomi global berkaitan dengan perang di Eropa antara Rusia dan Ukraina. Demikian juga bencana alam yang terjadi di beberapa negara, seperti gempa bumi di Turki yang menewaskan ribuan orang, banjir dan angin topan yang melanda negara-negara yang ada di Asia, Eropa dan Amerika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di negara kita sendiri Indonesia, kita bersyukur karena bangsa kita sudah pulih dari pandemi covid-19, sehingga\u00a0 aktivitas\u00a0 ekonomi mulai tumbuh.\u00a0 Namun krisis global yang sedang melanda dunia, dampaknya juga terasa di negara kita.\u00a0 Dalam kondisini ini kita juga akan\u00a0 menghadapi agenda nasional lima tahunan, yaitu pesta demokrasi pemilihan Presiden dan Legislatif 2024, yang sudah mulai terasa geliatnya saat ini, yang menimbulkan potensi konflik, dan disintegrasi bila tidak disikapi dengan Arif dan bijaksana. Sementara dibeberapa daerah juga terjadi bencana alam yang membuat rakyat semakin menderita dan terpuruk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di tengah situasi itulah umat Kristiani akan merayakan Paskah. PGI dan KWI telah menetapkan tema Paskah adalah: \u201cIa mendahului kamu ke Galilea; Jangan Takut!\u201d (Matius 28:7, 10)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paskah adalah Peristiwa kebangkitan\/kemenangan Kristus atas kuasa maut (kuasa kegelapan). Peristiwa Paskah sesungguhnya membebaskan manusia dari segala ketakutan, kekuatiran dan frustrasi, sebab maut sudah di kalahkan oleh kebangkitan Kristus (I Kristus 15:55 dan 57).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Yesus yang bangkit dari kematian, memulihkan iman murid-murid-Nya. Seperti kesaksian Injil Matius\u201d:\u00a0 \u201cDan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galile\u201d. Maka kata Yesus kepada mereka: \u201cJangalah takut\u201d (Matius 28:7 dan 10).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam konteks itu, perayaan Paskah umat Kristiani memberikan kekuatan dan harapan bagi umat manusia untuk bangkit dari keterpurukan dan penderitaan. Sehingga kita memiliki optimisme menjalani hari-hari kedepan bersama Kristus yang bangkit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Oleh: Pdt. Dr. Arnold A. Abbas<\/strong><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Umat Kristiani di seluruh dunia, tidak lama lagi akan merayakan Paskah. Paskah tahun ini yang jatuh pada, 9 April 2023, akan diperingati dan dirayakan di tengah situasi dunia yang sedang diliputi oleh berbagai pergumulan. Tantangan berat yang dihadapi oleh umat manusia dewasa ini antara lain adalah ancaman krisis ekonomi global berkaitan dengan perang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":63862,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"5","hide":""},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[14],"tags":[103],"class_list":["post-63861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kebangsaan","tag-paskah"],"better_featured_image":{"id":63862,"alt_text":"","caption":"","description":"52a617858e4b64111bcf7625d0725fdc","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/refleksi-paskah-di-tengah-pergumulan-bangsa_641748a6e8cf8.jpeg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/refleksi-paskah-di-tengah-pergumulan-bangsa_641748a6e8cf8.jpeg?fit=622%2C350&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/refleksi-paskah-di-tengah-pergumulan-bangsa_641748a6e8cf8.jpeg"},"categories_detail":[{"id":14,"name":"Kebangsaan","description":"","slug":"kebangsaan","count":107,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/refleksi-paskah-di-tengah-pergumulan-bangsa_641748a6e8cf8.jpeg?fit=622%2C350&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"916","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63861"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63905,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63861\/revisions\/63905"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}