{"id":63941,"date":"2023-04-08T09:19:31","date_gmt":"2023-04-08T02:19:31","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=63941"},"modified":"2023-04-08T09:19:43","modified_gmt":"2023-04-08T02:19:43","slug":"kremlin-kutuk-pengusiran-biarawan-dari-biara-kiev","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/kremlin-kutuk-pengusiran-biarawan-dari-biara-kiev\/","title":{"rendered":"Kremlin kutuk pengusiran biarawan dari biara Kiev"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"Diakonia.id - Kremlin mengutuk dugaan tekanan oleh Ukraina terhadap Gereja Ortodoks Rusia dan para pendetanya, menyusul pengusiran para biarawan dari Biara Kiev Pechersk Lavra di Ibu Kota Kiev. &quot;Kami mengutuk keras tindakan ini. Kami mengutuk tekanan yang dilakukan terhadap para pendeta, yang dilakukan terhadap ROC (Gereja Ortodoks Rusia),&quot; kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam konferensi pers di Moskow, Kamis (30\/3). Peskov menyarankan agar Moskow dapat mengevakuasi anggota pendeta dari biara tersebut ke Rusia, jika para biarawan memilih demikian. Dia menegaskan bahwa tidak ada yang akan tetap acuh tak acuh terhadap nasib masa depan mereka. Partai Solidaritas Eropa di Ukraina, yang dipimpin oleh mantan Presiden Petro Poroshenko, mengumumkan rancangan undang-undang pada 23 November untuk melarang kegiatan Gereja Ortodoks Rusia di negara itu. Pengumuman itu terjadi sehari setelah Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menggerebek Kiev Pechersk Lavra, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO, serta biara-biara lainnya. Pasukan keamanan mengklaim telah menemukan literatur pro-Rusia, uang tunai, dan dokumen palsu dari gedung tersebut. Pada 10 Maret 2023, Menteri Kebudayaan Ukraina Oleksandr Tkachenko mengatakan di Telegram bahwa kontrak penggunaan Kiev Pechersk Lavra oleh Gereja Ortodoks Ukraina (UOC) akan diakhiri pada 29 Maret 2023, berdasarkan dugaan &quot;pelanggaran ketentuan persetujuan penggunaan barang milik negara\u201d. Gereja Ortodoks Ukraina berpisah dari Moskow pada Mei karena restu Patriark Rusia Kirill untuk perang Moskow di Ukraina. Ada kecurigaan bahwa itu digunakan oleh Kremlin untuk memengaruhi opini publik di Ukraina. Sumber: Anadolu\/ Antara\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Male\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca Artikel<\/span><\/button><br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Kremlin mengutuk dugaan tekanan oleh Ukraina terhadap Gereja Ortodoks Rusia dan para pendetanya, menyusul pengusiran para biarawan dari Biara Kiev Pechersk Lavra di Ibu Kota Kiev.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<p>&#8220;Kami mengutuk keras tindakan ini. Kami mengutuk tekanan yang dilakukan terhadap para pendeta, yang dilakukan terhadap ROC (Gereja Ortodoks Rusia),&#8221; kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam konferensi pers di Moskow, Kamis (30\/3).<\/p>\n<p>Peskov menyarankan agar Moskow dapat mengevakuasi anggota pendeta dari biara tersebut ke Rusia, jika para biarawan memilih demikian.<\/p>\n<p>Dia menegaskan bahwa tidak ada yang akan tetap acuh tak acuh terhadap nasib masa depan mereka.<\/p>\n<p>Partai Solidaritas Eropa di Ukraina, yang dipimpin oleh mantan Presiden Petro Poroshenko, mengumumkan rancangan undang-undang pada 23 November untuk melarang kegiatan Gereja Ortodoks Rusia di negara itu. <b><\/b><\/p>\n<p>Pengumuman itu terjadi sehari setelah Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menggerebek Kiev Pechersk Lavra, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO, serta biara-biara lainnya.<\/p>\n<p>Pasukan keamanan mengklaim telah menemukan literatur pro-Rusia, uang tunai, dan dokumen palsu dari gedung tersebut.<\/p>\n<p>Pada 10 Maret 2023, Menteri Kebudayaan Ukraina Oleksandr Tkachenko mengatakan di Telegram bahwa kontrak penggunaan Kiev Pechersk Lavra oleh Gereja Ortodoks Ukraina (UOC) akan diakhiri pada 29 Maret 2023, berdasarkan dugaan &#8220;pelanggaran ketentuan persetujuan penggunaan barang milik negara\u201d.<\/p>\n<p>Gereja Ortodoks Ukraina berpisah dari Moskow pada Mei karena restu Patriark Rusia Kirill untuk perang Moskow di Ukraina.<\/p>\n<p>Ada kecurigaan bahwa itu digunakan oleh Kremlin untuk memengaruhi opini publik di Ukraina.<\/p>\n<p>Sumber: Anadolu\/ Antara<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Kremlin mengutuk dugaan tekanan oleh Ukraina terhadap Gereja Ortodoks Rusia dan para pendetanya, menyusul pengusiran para biarawan dari Biara Kiev Pechersk Lavra di Ibu Kota Kiev. &#8220;Kami mengutuk keras tindakan ini. Kami mengutuk tekanan yang dilakukan terhadap para pendeta, yang dilakukan terhadap ROC (Gereja Ortodoks Rusia),&#8221; kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57329,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","video":"","gallery":"","source_name":"","source_url":"","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":{"id":"22","hide":""},"jnews_override_bookmark_settings":[],"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[22],"tags":[],"class_list":["post-63941","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-internasional"],"better_featured_image":{"id":57329,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/gereja_ortodoks_rusia.jpg","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/gereja_ortodoks_rusia.jpg?fit=700%2C465&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/gereja_ortodoks_rusia.jpg"},"categories_detail":[{"id":22,"name":"Internasional","description":"","slug":"internasional","count":158,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/gereja_ortodoks_rusia.jpg?fit=700%2C465&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"665","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63941","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63941"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63941\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64521,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63941\/revisions\/64521"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57329"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63941"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63941"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63941"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}