{"id":64469,"date":"2023-04-23T10:05:00","date_gmt":"2023-04-23T03:05:00","guid":{"rendered":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/?p=64469"},"modified":"2023-04-18T01:11:46","modified_gmt":"2023-04-17T18:11:46","slug":"heresiologi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/heresiologi\/","title":{"rendered":"Heresiologi"},"content":{"rendered":"<p><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca Artikel<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Diakonia.id - Dalam ilmu teologi atau sejarah agama, istilah heresiologi merujuk pada kajian\/ studi ajaran-ajaran sesat (heretik), dan heresiografi adalah tulisan tentang topik tersebut. Dalam Heresiology, pendiri ajaran sesat ini disebut sebagai Heresiakh. Karya-karya heresiografi umum ditulis dalam lingkungan agama Kristen abad pertengahan. Heresiologi berkembang sebagai bagian dari munculnya ortodoksi dalam gereja Kristen Kekaisaran Romawi. Para ilmuwan gereja mempelajari dan mendokumentasikan ajaran berbagai sekte Kristen untuk membedakan secara jelas antara ajaran yang diterima sebagai ortodoks dan yang dianggap sesat.[1] Sekte Kristen lainnya juga mengembangkan tradisi heresiologis yang saling bersaing satu sama lain. Menurut St. Hippolytus (170 AD s\/d 236 AD) yang tergolong sebagai pengikut heresy adalah mereka yang tidak benar-benar mengikuti: Kristus, Tradisi Rasuli, dan Kitab Suci (Alkitab). 01) Agonistici\/Circumsellion Heresiakh: Serombongan Petani di Afrika Utara (+ 300 AD) Paham ini menyatakan bahwa seseorang harus secepatnya dengan cara apapun menjadi martir, mereka memakai senjata pentungan dan menyerang pengembara demi harapan menjadi martir. 02) Anglo-Israelisme\/British-Israelisme Heresiakh: Richard Brothers, Letnan Angkatan Laut Inggris (1793 AD) Paham ini menyatakan bahwa bangsa Inggris (berkulit putih) adalah keturunan dari bangsa Israel. Richard Brother mengklaim dirinya sebagai rasul agama baru dan memberikan nubuat bahwa pada tanggal 19 November 1795 AD merupakan tanggal kedatangan Tuhan yang kedua, nubuat ini tidak pernah terbukti kebenarannya. 03) Anti-Antasianisme Heresiakh: Mazhab Saduki, Agama Yahudi (???) Merupakan paham yang muncul di Korintus, paham ini menolak adanya kebangkitan tubuh (1Kor 15:12-13), paham ini merupakan perpanjangan dari Mazhab Saduki (Yahudi) sebagaimana yang tertera dalam Mat 22:23, Mrk 12:18, Luk 20:27, dan Kis 23:8. 04) Anti-Nomianisme Heresiakh: Johannes Agricola, Protestan Lutheran Jerman (1536 AD) Berasal dari bahasa Yunani, \u1f00\u03bd\u03c4\u03af (anti) = \u201cmelawan\u201d dan \u03bd\u03cc\u03bc\u03bf\u03c2 (nomos) = \u201chukum\u201d. Paham ini muncul menyatakan bahwa setelah menerima Kristus, manusia sepenuhnya dibawah kasih karunia dan tidak lagi diikat oleh seluruh Hukum Allah, yang mana selanjutnya tujuan dari pertobatan adalah menghindari kejahatan dan bukan karena penyesalan hati nurani. 05) Aphthartodocetae\/Phantasiastae Heresiakh: Julian, Uskup Halicarnassus, Orthodox Oriental (564 AD) Berasal dari bahasa Yunani, \u03ac\u03c6\u03b8\u03b1\u03c1\u03c4\u03bf (aphtharto) = \u201ctidak dapat lekang\u201d dan dokein = \u201cnampak\u201d. Paham ini menyatakan bahwa tubuh Kristus tidak dapat mati sejak dari semula. Paham ini kadangkala disebut juga sebagai Phantasiaste karena dianggap sebagai fantasi dari Uskup Julian saja. 06) Apokatastasis Heresiakh: Chryssipus, Filsuf Stoik Yunani (206 BC) Paham ini menyatakan bahwa kebebasan moral dan keselamatan adalah berlaku bagi semua makhluk (termasuk roh-roh jahat) . 07) Apollinarisme\/Apollinarianisme Heresiakh: Apollinaris, Uskup Laodikia (362 AD) Paham ini menyatakan bahwa Yesus Kristus hanya memiliki 1 Natur, yaitu Natur Ilahi, sehingga tubuh Kristus pun sejak awal merupakan tubuh kemuliaan dan spiritual, dengan demikian ajaran ini menolak bahwa Inkarnasi Yesus Kristus sebagai manusia yang sempurna. 08) Arianisme\/Anomoeanisme\/Heteroousianisme Heresiakh: Arius, Arkhimandrit Alexandria-Mesir (250 AD s\/d 336 AD) Paham ini menyatakan bahwa Putera Allah (Yesus Kristus) bukan dari kekal ada bersama Allah Bapa, melainkan adalah makhluk ciptaan yang diciptakan untuk tujuan penciptaan dunia, dengan demikian Yesus Kristus memiliki esensi (ousia) lebih rendah atau berbeda (hetero) dari Allah Bapa. 09) Asketikisme Heresiakh: ??? Paham ini menyatakan bahwa keselamatan diperoleh melalui pengekangan diri dan penyiksaan diri. 10) Athingani\/Melchisedechianisme Heresiakh: Theodotus, Banker di Frigia (600 AD) Paham ini mengajarkan kewajiban memelihara Sabat, namun tidak disunat, dan tidak boleh menyentuh orang lain. 11) Audianisme Heresiakh: Audius\/Audaeus (+ 300 AD) Paham ini menyatakan bahwa Allah memiliki tubuh jasmani (Anthropomorfisme). 12) Binitarianisme Heresiakh: Quintus Septimius Florens Tertullianus (+ 200 AD) Paham ini menyatakan bahwa Roh Kudus hanyalah kuasa Ilahi, dengan demikian Hipostasis Allah hanyalah Bapa dan Putera. Paham ini diyakini oleh Tertullianus sebelum ia menjadi umat Montanis. 13) Christadelphian Heresiakh: Dr. John Thomas, Amerika Utara (1805 AD \u2013 1871 AD) Paham ini menyatakan bahwa Roh Kudus adalah sekedar kuasa atau sifat Allah saja dan bukan Persona Allah, menolak Trinitas dan pre-eksistensi (keberadaan sebelum Inkarnasi) Yesus Kristus. 14) Christianscience Heresiakh: Mary Baker Eddy (1866 AD). Paham ini mengajarkan bahwa semua (termasuk Allah dan mujizat) harus dapat dipahami dalam kajian ilmu pengetahuan, diluar hal itu adalah kesalahan dan ilusi semata-mata, membedakan antara Yesus sebagai natur manusia dan Kristus sebagai natur Ilahi, mengajarkan bahwa sakit adalah upah daripada dosa maka jika dosa dihilangkan penyakit akan sembuh. 15) Collyridianisme\/Maryamiyaa Heresiakh: Sinkretis Arab, Mekkah-Arab Saudi (350 AD \u2013 450 AD) Paham ini menyatakan bahwa Bunda Maria adalah Dewi atau Allah selain Trinitas yang harus disembah. Paham inilah yang dikutip oleh Muhammad dalam Alquran (QS 5:73, 75, 116). 16) Diophysitisme\/Nestorianisme Heresiakh: Nestorius, Patriakh Konstantinopel-Yunani (428 AD) Paham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus memiliki 2 Natur yang terpisah (Ilahi dan manusia) dalam 2 pribadi yang terpisah. Karena dipandang 2 Natur tersebut terpisah (dapat berdiri sendiri-sendiri), maka Yesus Kristus bagaikan manusia biasa yang kerasukan Roh Allah sehingga Bunda Maria pun dipandang bukan sebagai Theotokos (Bunda Allah) melainkan Anthropotokos (Bunda Manusia) atau setinggi-tingginya adalah Kristotokos (Bunda Kristus). 17) Donatisme Heresiakh: Berber Christian Donatus Magnus, Uskup Karthage-Afrika Utara (355 AD) Paham ini menyatakan bahwa Sakramen yang dilakukan oleh Imam yang kurang suci (misalnya pernah murtad lalu bertobat kembali) adalah tidak sah dan juga menolak orang-orang yang pernah murtad namun ingin kembali bertobat. 18) Ebionit Heresiakh: Pecahan Judeo-Kristen, sekitar timur sungai Yordan-Israel (240 AD \u2013 340 AD) Paham ini terkait dengan Judeo-Kristen sehingga memelihara Hukum Taurat dengan sakleg (lebih sakleg dari Nazrani) dan menolak Rasul Paulus karena dianggap bertentangan dengan Hukum Taurat, selain itu paham ini juga menolak bahwa Yesus Kristus dilahirkan dari perawan Maria. Pada tahun 1995 AD muncul kembali dengan nama Komunitas Ebionit Yahudi yang dipimpin oleh Shemayah Phillips. 19) Enkratisme Heresiakh: Tatian, Theolog Assyria (120 AD \u2013 180 AD) Paham ini melarang pernikahan, minum anggur, dan makan daging. 20) Euchytisme\/Messalianisme Heresiakh: Daerah Mesopotamia (+ 300 AD) Paham ini menyatakan bahwa Esensi (Ousia) dari Trinitas dapat ditangkap oleh indra manusia secara konkret dan juga bahwa sakramen tidak memiliki andil sebagai alat untuk menjauhkan nafsu badani. 21) Eutychianisme\/Monophysitisme Heresiakh: Eutyches, Arkhimandrit Konstantinopel-Yunani (448 AD) Paham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus hanya memiliki 1 Natur, yaitu Natur Ilahi, dimana Natur Manusia Yesus Kristus telah ditelan oleh Natur IlahiNya. 22) Family Radio\/Radio Keluarga Heresiakh: Harold Egbert Camping, pecahan Gereja Kristen Reformed di Oakland-Kalifornia (1921 AD) Paham ini menyatakan bahwa hari penghakiman akan terjadi pada tanggal 21 Mei 2011 AD. 23) Fraticelli Heresiakh: Gerard Segarelli, pecahan Ordo Fransiskus Assisi Gereja Katolik Roma (1296 AD) Paham ini amat menjunjung tinggi kemiskinan (sesuai aturan Ordo Fransiskus Assisi) dan menyatakan bahwa kekayaan adalah kesalahan manusia. 24) Gnostik Berasal dari bahasa Yunani, \u03b3\u03bd\u1ff6\u03c3\u03b9\u03c2 (gnosis) = \u201cpengetahuan\u201d. Ajaran Gnostik memiliki beberapa istilah yang berasal dari Filsafat Yunani, antara lain: Bythos\/Monad\/Arche (Allah Sejati), Pleroma (alam kepenuhan\/etherik), Kenoma (dunia materi), Aeon (emanasi Allah Sejati, ada 30 Aeon), Syzygy (pasangan Aeon laki-laki dan perempuan), Sophia (pasangan dari Aeon Yesus Kristus), Demi-Urgos (Allah yang lebih rendah, salah satunya \u2013Saklas, Yaldabaoth, dan Samael-- adalah pencipta dunia materi dan Allah di Perjanjian Lama), Archon (pelayan Demi-Urgos, dapat berarti malaikat dan iblis). Syzygy (30 Aeon) Gnostik: A) Ogdoad (8 Dinasti) 1) Bythos\/Propator (Kedalaman) & Sige\/Ennoia (Keheningan\/Ide). 2) Nous (Pikiran) & Aletheia (Kebenaran). 3) Logos (Sabda) & Zoe (Kehidupan). 4) Anthropos (Manusia) & Ekklesia (Gereja). B) Decad (Persekutuan) 5) Bythios (Dalam) & Mixis (Sedang Datang). 6) Ageratos (Kekal) & Henosis (Persekutuan). 7) Autophues (Kesadaran Diri) & Hedone (Berkat). 8) Akinetos (Tak Bergerak) & Synkrasis (Campuran). 9) Monogenes (Yang Dilahirkan) & Makaria (Sukacita). C) Dodecad 10) Parakletos (Sang Penghibur) & Pistis (Iman). 11) Patrikos (Paternal) & Elpis (Harapan). 12) Metrikos (Maternal) & Agape (Kasih). 13) Ainos (Pujian) & Synesis (Pemahaman). 14) Ekklesiastikos (Gerejawi) & Makariotes (Kebahagiaan). 15) Theletos (Kehendak) & Sophia (Kebijaksanaan). Paham Gnostik ini memiliki sifat Dualistik (membedakan antara Allah Sejati dan Allah lain pencipta semesta materi sebagai yang Allah lebih rendah derajatnya). Biasanya, Roh Kudus dipandang sebagai adik perempuan dari Yesus Kristus. Denominasi Gnostik: a. Albigensian\/Albigeosis\/Katharisme Heresiakh: ??? (1811 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik dan Monarkhianisme. b. Barbelo Heresiakh: Barbelo, seorang wanita (???) Paham ini mengajarkan Dualistik dan mengklaim bahwa Barbelo adalah emanasi dari Allah sejati yang fungsinya sama dengan Firman Allah. c. Bardaisme Heresiakh: Bardaisan, seorang Ilmuan dan Filsuf, di daerah Mesopotamia (154 AD \u2013 222 AD) Paham ini mengajarkan Zodiac mempengaruhi takdir manusia dan percaya bahwa matahari, bulan, dan bintang adalah makhluk hidup. Selain itu Trinitas dipandang sebagai suatu keluarga Allah, ada Allah Bapa, Allah Ibu yaitu Roh Kudus, dan Allah Anak yang merupakan keturunan dari Allah Bapa dan Roh Kudus. d. Basilideanisme Heresiakh: Basilides dari Alexandria-Mesir (117 AD \u2013 138 AD) Basilides mengklaim bahwa dirinya mendapatkan pengajaran rahasia dari Glaucus (murid Rasul Petrus). Paham ini mengajarkan Dualistik. e. Bogomil Heresiakh: Perpanjangan Paulisian, di daerah Bulgaria (927 AD \u2013 970 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik dan ajaran Paulisian. f. Borborinisme\/Nikolaitan Heresiakh: Diakon Nikolaus dari Antiokhia (Kis 6:5, + 100 AD) Paham ini kemukakan oleh Nikolaus yang disebutkan dalam Why 2:6, paham ini mengajarkan Dualistik dan memakai ritual ibadah agama-agama kafir. g. Familist\/Libertinisme\/Marcionisme Heresiakh: Marcion dari Sinope-Pontus, pengusaha kapal di Asia Kecil (85 AD \u2013 165 AD) Marcion merupakan salah satu pengembang teori Dualistik pada tahun 144 AD. Marcion mendirikan Gereja dengan sistem hierarki dan tata ibadah yang sangat mirip dengan Kristen Katolik Roma. h. Kainite Heresiakh: ??? (+ 200 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik, Anti-Nomianisme dan pemujaan kepada Kain (keturunan pertama Adam), karena Kain dianggap memiliki pengetahuan untuk menghentikan dosa asal melalui pembunuhan yang dilakukannya. Salah satu Injil Gnostik yang digunakan oleh bidat ini adalah Injil Yudas (Iskariot). i. Karpokratisme Heresiakh: Karpokrates dari Alexandria-Mesir (+ 200 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik, menolak keilahian Yesus Kristus (hanya dianggap teguh dan murni). Karpokrates hanya menggunakan satu Injil Gnostik dalam pengajarannya, yaitu Injil Menurut Orang Ibrani. j. Kerinthus\/Kerinthos Heresiakh: Kerinthus, daerah Roma-Itali (100 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik, menolak keilahian Yesus, Kristus datang pada Yesus saat baptisan air dan meninggalkanNya saat disalibkan. k. Mandaenisme Heresiakh: Elchasai, pemimpin komunitas Parthia daerah Iran (217 AD \u2013 222 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik sehingga pencipta dunia semesta materi adalah Demi-Urgos dengan nama Ptahil. Selain menganut Gnostik, Mandaenisme mengajarkan bahwa pergerakan planet dan bintang mempengaruhi takdir manusia. l. Manikhaenisme Heresiakh: Mani, dari Iran (216 AD \u2013 276 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik dan Sinkretisme antara Kristen, Budha, dan Zoroasterisme. Mani mengklaim dirinya adalah Parakletos yang dijanjikan oleh Yesus Kristus dan nabi yang terakhir (nabi segel penutup) selain daripada nabi sebelumnya yaitu: Set, Henokh, Nuh, Sem, Abraham, Nikotheos, Zoroaster, Budha, dan Yesus Kristus. m. Marcionisme Heresiakh: Marcion dari Sinope (144 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik dan menyatakan bahwa sesungguhnya Rasul Paulus adalah pemimpin para rasul yang lainnya. n. Naassen\/Naasseni Heresiakh: Mariamne (100 AD) Mariamne mengklaim dirinya adalah murid langsung Rasul Yakobus, saudara sepupu Yesus Kristus. Paham ini mengajarkan bahwa ular (Naas) adalah sumber pengetahuan (Kej 3) sehingga harus dihormati. o. Nasoraean\/Notzrim Heresiakh: ??? (50 BC) Paham ini mengajarkan Gnostik, budaya Anti-Taurat (namun tetap melakukan kegiatan Yahudi lainnya) dan mewajibkan penganutnya untuk melakukan vegetarianisme p. Ophites\/Serpentinian Heresiakh: ???, di Syria dan Mesir (100 AD) Paham ini menyatakan bahwa ular dalam Kej 3 adalah utusan Allah sejati (sebagaimana juga Yesus Kristus) sedangkan Allah dalam Perjanjian Lama (Yaldabaoth) adalah musuh manusia yang tidak menghendaki manusia memiliki pengetahuan. q. Paulisian Heresiakh: Konstantin dari Silvanus-Armenia (650 AD) Paham ini berdasarkan dari ajaran Paulus dari Samosata (Uskup Antiokhia), mengajarkan Dualistik dan Adoptionisme, menolak gelar Theotokos dan penghormatan kepada Bunda Maria. r. Priskillianisme Heresiakh: Marcus, orang Memphis-Mesir (400 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik dan tanda-tanda Zodiac. s. Saturnilisme Heresiakh: Saturnil & Menander, murid langsung Simon Magus (Kis 8), di Syria (???) Saturnillisme adalah aliran Gnostik yang utama dan pelopor dari kebanyakan aliran Gnostik lainnya. Gnostik Saturnillisme inilah yang mengarang Injil Thomas, Injil Filipus, dan Injil Kebenaran. t. Sethianisme Heresiakh: Philo Judaeus, Filsuf Ibrani & Stoik Yunani (20 BC \u2013 40 AD) Paham ini berangkat dari filsafat yang dikemukakan Filsuf Philo Judaeus yang kemudian muncul di daerah Syria, sehingga mencampurkan mitos filsafat dengan ajaran Kristen. Paham ini menganggap bahwa Set (keturunan ketiga Adam) merupakan perwujudan dari Inkarnasi Ilahi. Beberapa kitab Gnostik digunakan sebagai panduan sekte ini, misalnya adalah kitab Apocalypse Of Adam. u. Thomasine Heresiakh: ??? Paham ini mengajarkan Dualistik. Salah satu Injil Gnostik yang digunakan oleh bidat ini adalah Injil Thomas. v. Valentinian Heresiakh: Valentin(i)us, Uskup Roma (135 AD) Paham ini mengajarkan Dualistik. w. Yohanesisme Heresiakh: ??? Paham ini menolak Yesus sebagai Mesias, dan menganggap bahwa Yohanes Pembaptis adalah Mesias yang sesungguhnya. 25) Homoiousianisme\/Semi-Arianisme Heresiakh: ??? (370 AD) Paham ini menyatakan bahwa esensi (ousia) Putera hanya mirip (homoios) dengan Bapa. 26) Hypsistarian Heresiakh: Sinkretisme Yahudi dan Agama Timur, di Kapadokia (374 AD) Paham ini menolak Allah sebagai Bapa melainkan hanya menempatkan Allah sebagai Raja tertinggi saja. 27) Ikonoklasme\/Ikonoklast Heresiakh: Leo III dari Isauria-Syria, Kaisar Byzantium (726 AD \u2013 787 AD) Paham ini bertujuan menghancurkan segala bentuk Ikon (simbol) ke-Kristenan yang merupakan Injil dalam warna bagi Gereja Kristen. 28) Iglesia Ni Cristo\/Gereja Dari Kristus Heresiakh: Felix Ysagun Manalo, di Filipina (1914 AD) Paham ini menolak Trinitas, Yesus Kristus dipandang bukan sebagai Allah dan Roh Kudus hanya sebagai kuasa Ilahi. Paham ini juga menolak Pra-Eksistensi (keberadaan sebelum) Inkarnasi Yesus Kristus. 29) Jovianisme\/Jovinian Heresiakh: Rahib Jovinianus (+ 400 AD) Paham ini menyatakan bahwa bobot semua dosa adalah sama, sehingga hukuman dan upah yang diberikan pada akhir zaman adalah sederajat, juga mereka yang telah dibaptis tidak dapat berdosa. 30) King James Only Movement Heresiakh: Sekelompok Fundamentalis Protestan (1987 AD) Paham ini menyatakan bahwa Alkitab King James memiliki inspirasi yang lebih superior daripada versi Alkitab lainnya. 31) Ku Klux Klan\/KKK Heresiakh: Sekelompok Veteran Confederate Army, di Amerika Serikat (1860 AD) Paham ini mengajarkan prinsip-prinsip terorisme ala Kristen. 32) Kurialisme\/Ultramontanisme Heresiakh: Stefanus, Presbyter Roma-Itali (255 AD) Paham ini mengajarkan bahwa hanya Gereja daerah tertentu saja yang memiliki otoritas yang mutlak (supreme) atas Gereja-Gereja di daerah lainnya. 33) Makedonian\/Pneumatomakhi\/Tropici Heresiakh: Makedonius I, Uskup Konstantinopel-Yunani (360 AD) Paham ini mengakui Hypostasis Bapa dan Putera sebagai Allah, namun menolak Hypostasis Roh Kudus sebagai Allah, Roh Kudus dipandang merupakan makhluk ciptaan Bapa dan Putera. 34) Monarkhianisme a. Monarkhianisme Dinamis\/Adopsionisme\/Paulianis Heresiakh: Theodotus, Artemon, Paulus dari Samosata (+ 250 AD) Paham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah manusia biasa yang kemudian menjadi Allah karena diangkat (diadopsi) oleh Roh Kudus sebagai kuasa Ilahi. b. Monarkhianisme Modalis\/Sabellianisme\/Patripassianisme Heresiakh: Presbyter Sabellius dari Roma-Itali (215 AD) Paham ini mengajarkan bahwa Bapa, Putera, dan Roh Kudus merupakan modus-modus (persona) Allah saja, seperti seseorang yang menjabat sebagai Ayah, Suami dan Direktur, namun sebenarnya hanya ada 1 Pribadi saja. Dengan demikian paham ini mengajarkan pula bahwa Bapa lah yang menebus manusia dengan menyamar sebagai Yesus Kristus. 35) Monothelitisme\/Mononergisme\/Ecthesis\/Typos Heresiakh: Pyrrhus I, Patriakh Konstantinopel-Yunani (650 AD) Paham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus hanya memiliki 1 kehendak saja. 36) Montanisme\/Cathaphrygian Heresiakh: Presbyter Montanus, di Frigia Asia Kecil (172 AD) Paham ini menitikberatkan pada gejala-gejala\/manifestasi energi Allah, dalam persebarannya Montanus dibantu oleh 2 nabiah, yaitu Priska dan Maximilla. Montanisme juga mengajarkan Modalisme dan berbagai kesalahan dalam ajaran moral. 37) Mormon\/Gereja Orang Kudus di Akhir Zaman Heresiakh: Joseph Smith Jr (1838 AD) Paham ini memakai Kitab tambahan yang disebut sebagai Kitab Mormon, menafsirkan Allah Tritunggal sebagai 3 Allah yang benar-benar terpisah dan mengizinkan praktek Poligamy. 38) Nasrani\/Nazarenes\/Nazoraean Heresiakh: Daerah Yerusalem dan daerah Pella (70 AD) Paham ini merupakan sinkretisme antara Yahudi dan Kristen, dalam praktek hidupnya tetap melakukan Hukum Taurat. Nasrani ini adalah sekte Kristen yang sudah ada sejak zaman para rasul (Kis 24:5). 39) Nomianisme Heresiakh: Pecahan Judeo-Kristen (???) Paham ini mengajarkan bahwa keselamatan diperoleh melalui Hukum Taurat. 40) Novatianisme Heresiakh: Presbyter Novatian dari Roma-Itali (251 AD) Paham ini menolak untuk menerima pertobatan kaum lapsi (orang yang pernah murtad sebelumnya) meskipun secara nyata mereka menunjukkan pertobatan yang sejati. 41) Pelagianisme Heresiakh: Pelagius, Rahib Inggris (410 AD) Paham ini menyatakan bahwa manusia dapat mencapai keselamatan oleh usahanya sendiri dan menolak adanya dosa asal. 42) Positives Christentum\/Kristen Positif Heresiakh: Alfred Rosenberg, anggota Nazi (1920 AD). Paham ini merupakan perpaduan slogan Nazi dan Kristen, mengajarkan bahwa terdapat pemisahan antara Yesus Kristus secara Theology dan secara Historikal, menolak seluruh Perjanjian Lama, serta bertujuan untuk menyatukan seluruh denominasi Protestan menjadi satu Gereja Sosialis. 43) Psilantropisme Heresiakh: ??? Paham ini menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah manusia biasa saja, anak dari Yusuf. 44) Saksi Yehova (Jehovah\\'s Witnesses) Heresiakh: Charles Taze Russell (1870 AD). Paham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus bukanlah Allah melainkan penjelmaan Malaikat Agung Mikhael, dan Roh Kudus hanyalah suatu kuasa Ilahi. 45) Satanisme Satanisme menyembah Setan sebagai Tuhan dan Allah. Secara umum terbagi dalam beberapa denominasi, antara lain: a. Luciferian Heresiakh: ??? (1231 AD) Paham ini memuliakan segala karakteristik yang terdapat pada Lucifer dan planet Venus. Pada zaman modern, memiliki berbagai Ordo antara lain: i. Ordo Phosphorus (Bintang Fajar) Heresiakh: Michael W. Ford (1993 AD) ii. Ordo Luciferis Heresiakh: Freemasonry (???) iii. Ordo Dark Sun\/Temple Of Dark Sun (TDS) Heresiakh: ??? Mengajarkan penggunaan energi terang dan energi gelap, serta cara untuk menyeimbangkannya. b. Palladist Heresiakh: Freemasonry (20 Mei 1737 AD). c. Our Lady Of Endor Coven\/Ophite Cultus Satanas Heresiakh:Herbert Arthur Sloane di Toledo-Ohio (1948 AD). d. Gereja Setan\/Ordo Trapezoid Heresiakh: Anton Szandor La Vey (1960 AD) Mengajarkan individualisme dan moral pembalasan (mata ganti mata). Anton Szandor La Vey juga mengarang Satanic Bible pada tahun 1969 AD. 46) Semi-Pelagianisme Heresiakh: Cassianus dari Marseilles (420 AD). Paham ini menyatakan bahwa manusia pertama-tama harus melakukan usaha untuk mencapai keselamatan, dan kemudian baru peranan rahmat Allah ditambahkan, paham ini juga menolak adanya dosa asal. 47) Sub-Ordinasionisme Heresiakh: Presbyter Origenes dari Alexandria-Mesir (+ 200 AD). Paham ini mengajarkan bahwa Trinitas memiliki tingkatan-tingkatan yang berbeda, biasanya dalam bentuk Bapa lebih tinggi dari Putera, dan Putera lebih tinggi dari Roh Kudus. Origenes tampaknya terpengaruh dengan Filsafat Stoik Yunani sehingga menyebutkan bahwa Yesus Kristus adalah Deutero Theos (Allah Kedua) yang memiliki Substansi yang lebih rendah dari Bapa. 48) Theokoptes Heresiakh: Saracens (+ 700 AD) Paham ini memisah-misahkan antara Allah, Firman, dan RohNya, sehingga oleh Js.Yohanes dari Damaskus disebut sebagai pemutilasi Allah. 49) The World Mission Society Church of God\/Misi Gereja Tuhan Heresiakh: Ahn Sahng-hong, di Korea (1964 AD). Paham ini bersifat Monarkhianisme Modalis, Ahn Sahng-hong mengklaim dirinya adalah Yesus Kristus yang datang kedua kalinya sebagai Roh Kudus, juga menambahkan Tuhan Ibu disamping Trinitas. 50) Tradusianisme Heresiakh: ??? Paham ini menyatakan bahwa jiwa manusia dipindahkan dari orangtua kepada anak-anaknya. 51) Unitarianisme Paham ini menolak Trinitas dan mengajukan Tauhid melalui hanya ada satu hypostasis Allah, dengan demikian kebanyakan bersifat Monarkhianisme. Denominasi yang menganut paham ini adalah: a. Pantekosta Tauhid (Oneness Pentecostalism)\/Apostolic Pentecostalism Heresiakh: ??? (1914 AD). Paham ini bersifat Monarkhianisme Modalis. b. True Jesus Church Heresiakh: Yong-Ji Lin, di Beijing-China (1917 AD). Paham ini mengajarkan bahwa Pembasuhan Kaki adalah merupakan Sakramen ketiga, memelihara hari Sabat, dan bersifat Monarkhianisme Modalis. Index Abjad 34) Adopsionisme 01) Agnostici 24) Albigensian 24) Albigeosis 02) Anglo-Israelisme 03) Anti-Antasianisme 04) Anti-Nomianisme 05) Aphthartodocetae 06) Apokatastasis 07) Apollinarisme\/Apollinarianisme 51) Apostolic Pentacostalism 08) Anomoeanisme 08) Arianisme 09) Asketikisme 10) Anthingani 11) Audianisme 24) Barbelo 24) Bardaisme 24) Basilideanisme 12) Binitarianisme 24) Bogomil 24) Borborinisme 02) British-Israelisme 36) Cathaphrygian 13) Christadelphian 14) Christianscience 01) Circumsellion 15) Collyridianisme 16) Diophysitisme 17) Donatisme 18) Ebionit 35) Ecthesis 19) Enkratisme 20) Euchytisme 21) Eutychianisme 24) Familist 22) Family Radio 23) Fraticelli 28) Gereja Dari Kristus 28) Gereja Orang Kudus di Akhir Zaman 45) Gereja Setan 24) Gnostik 44) Jehovah\u2019s Witnesses 08) Heteroousianisme 25) Homoiousianisme 26) Hypsistarian 27) Ikonoklasme\/Ikonoklast 28) Iglesia Ni Kristo 29) Jovianisme\/Jovinian 24) Kainite 24) Karpokratisme 24) Katharisme 24) Kerinthus\/Kerinthos 30) King James Only Movement 42) Kristen Positif 31) Ku Klux Klan\/KKK 32) Kurialisme 24) Libertinisme 45) Luciferian 33) Makedonian 24) Mandaenisme 24) Manikhaenisme 24) Marcionisme 15) Maryamiyaa 10) Melchisedechianisme 20) Messalianisme 49) Misi Gereja Tuhan 34) Monarkhianisme 34) Monarkhianisme Dinamis 34) Monarkhianisme Modalis 35) Monothelitisme 35) Mononergisme 21) Monophysite 36) Montanisme 37) Mormon 24) Naassen\/Naasseni 24) Nasoraean 24) Notzrim 38) Nasrani 38) Nazarenes 38) Nazoraean 16) Nestorianisme 24) Nikolaitan 39) Nomianisme 40) Novatianisme 51) Oneness Pentecostalism 45) Ordo Phosporus\/Bintang Fajar 45) Ordo Luciferis 45) Ordo Dark Sun 45) Ordo Trapezoid 45) Ophite Cultus Satanas 24) Ophites 45) Our Lady Of Endor Coven 34) Patripassianisme 45) Paladist 51) Pantekosta Tauhid 34) Paulianis 24) Paulisian 41) Pelagianisme 05) Phantasiastae 33) Pneumatokhi 42) Positives Christentum 24) Priskillianisme 43) Psilantropisme 22) Radio Keluarga 34) Sabellianisme 44) Saksi Yehova 45) Satanisme 24) Saturnilisme 25) Semi-Arianisme 46) Semi-Pelagianisme 24) Serpentinian 24) Sethianisme 47) Sub-Ordinasionisme 33) Temple Of Dark Sun 48) Theokoptes 49) The World Mission Society Church of God 24) Thomasine 50) Tradusianisme 33) Tropici 51) True Jesus Church 35) Typos 32) Ultramontanisme 51) Unitarianisme 24) Valentinian 24) Yohanesisme Referensi: Doksografi - garis besar filosofi yang serupa Berzon, Todd S. (2016). Classifying Christians. Ethnography, Heresiology, and the Limits of Knowledge in Late Antiquity. Berkeley: University of California Press. ISBN\u00a09780520284265.\u00a0\", \"Indonesian Male\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <br \/>\n<strong>Diakonia.id <\/strong>&#8211; Dalam ilmu teologi atau sejarah agama, istilah <b>heresiologi<\/b> merujuk pada kajian\/ studi ajaran-ajaran sesat (heretik), dan <b>heresiografi<\/b> adalah tulisan tentang topik tersebut. Dalam Heresiology, pendiri ajaran sesat ini disebut sebagai Heresiakh.<\/p>\n<p>Karya-karya heresiografi umum ditulis dalam lingkungan agama Kristen abad pertengahan. Heresiologi berkembang sebagai bagian dari munculnya ortodoksi dalam gereja Kristen Kekaisaran Romawi. Para ilmuwan gereja mempelajari dan mendokumentasikan ajaran berbagai sekte Kristen untuk membedakan secara jelas antara ajaran yang diterima sebagai ortodoks dan yang dianggap sesat.<sup id=\"cite_ref-1\" class=\"reference\">[1]<\/sup> Sekte Kristen lainnya juga mengembangkan tradisi heresiologis yang saling bersaing satu sama lain.<\/p>\n<p><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" data-attachment-id=\"64691\" data-permalink=\"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/heresiologi\/todd_berzon-heresiology\/\" data-orig-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Todd_Berzon-Heresiology.jpg?fit=696%2C1000&amp;ssl=1\" data-orig-size=\"696,1000\" data-comments-opened=\"1\" data-image-meta=\"{&quot;aperture&quot;:&quot;0&quot;,&quot;credit&quot;:&quot;&quot;,&quot;camera&quot;:&quot;&quot;,&quot;caption&quot;:&quot;&quot;,&quot;created_timestamp&quot;:&quot;0&quot;,&quot;copyright&quot;:&quot;&quot;,&quot;focal_length&quot;:&quot;0&quot;,&quot;iso&quot;:&quot;0&quot;,&quot;shutter_speed&quot;:&quot;0&quot;,&quot;title&quot;:&quot;&quot;,&quot;orientation&quot;:&quot;0&quot;}\" data-image-title=\"Todd_Berzon-Heresiology\" data-image-description=\"\" data-image-caption=\"\" data-medium-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Todd_Berzon-Heresiology.jpg?fit=209%2C300&amp;ssl=1\" data-large-file=\"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Todd_Berzon-Heresiology.jpg?fit=696%2C1000&amp;ssl=1\" class=\"aligncenter size-full wp-image-64691\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Todd_Berzon-Heresiology.jpg?resize=696%2C1000&#038;ssl=1\" alt=\"\" width=\"696\" height=\"1000\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Todd_Berzon-Heresiology.jpg?w=696&amp;ssl=1 696w, https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Todd_Berzon-Heresiology.jpg?resize=209%2C300&amp;ssl=1 209w, https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/Todd_Berzon-Heresiology.jpg?resize=600%2C862&amp;ssl=1 600w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<div id=\"mw-content-text\" dir=\"ltr\" lang=\"id\">\n<div class=\"mw-parser-output\">\n<p>Menurut St. Hippolytus (170 AD s\/d 236 AD) yang tergolong sebagai pengikut heresy adalah mereka yang tidak benar-benar mengikuti: Kristus, Tradisi Rasuli, dan Kitab Suci (Alkitab).<br \/>\n01) Agonistici\/Circumsellion<br \/>\nHeresiakh: Serombongan Petani di Afrika Utara (+ 300 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa seseorang harus secepatnya dengan cara apapun menjadi martir, mereka memakai senjata pentungan dan menyerang pengembara demi harapan menjadi martir.<\/p>\n<p>02) Anglo-Israelisme\/British-Israelisme<br \/>\nHeresiakh: Richard Brothers, Letnan Angkatan Laut Inggris (1793 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa bangsa Inggris (berkulit putih) adalah keturunan dari bangsa Israel. Richard Brother mengklaim dirinya sebagai rasul agama baru dan memberikan nubuat bahwa pada tanggal 19 November 1795 AD merupakan tanggal kedatangan Tuhan yang kedua, nubuat ini tidak pernah terbukti kebenarannya.<\/p>\n<p>03) Anti-Antasianisme<br \/>\nHeresiakh: Mazhab Saduki, Agama Yahudi (???)<br \/>\nMerupakan paham yang muncul di Korintus, paham ini menolak adanya kebangkitan tubuh (1Kor 15:12-13), paham ini merupakan perpanjangan dari Mazhab Saduki (Yahudi) sebagaimana yang tertera dalam Mat 22:23, Mrk 12:18, Luk 20:27, dan Kis 23:8.<\/p>\n<p>04) Anti-Nomianisme<br \/>\nHeresiakh: Johannes Agricola, Protestan Lutheran Jerman (1536 AD)<br \/>\nBerasal dari bahasa Yunani, \u1f00\u03bd\u03c4\u03af (anti) = \u201cmelawan\u201d dan \u03bd\u03cc\u03bc\u03bf\u03c2 (nomos) = \u201chukum\u201d. Paham ini muncul menyatakan bahwa setelah menerima Kristus, manusia sepenuhnya dibawah kasih karunia dan tidak lagi diikat oleh seluruh Hukum Allah, yang mana selanjutnya tujuan dari pertobatan adalah menghindari kejahatan dan bukan karena penyesalan hati nurani.<\/p>\n<p>05) Aphthartodocetae\/Phantasiastae<br \/>\nHeresiakh: Julian, Uskup Halicarnassus, Orthodox Oriental (564 AD)<br \/>\nBerasal dari bahasa Yunani, \u03ac\u03c6\u03b8\u03b1\u03c1\u03c4\u03bf (aphtharto) = \u201ctidak dapat lekang\u201d dan dokein = \u201cnampak\u201d. Paham ini menyatakan bahwa tubuh Kristus tidak dapat mati sejak dari semula. Paham ini kadangkala disebut juga sebagai Phantasiaste karena dianggap sebagai fantasi dari Uskup Julian saja.<\/p>\n<p>06) Apokatastasis<br \/>\nHeresiakh: Chryssipus, Filsuf Stoik Yunani (206 BC)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa kebebasan moral dan keselamatan adalah berlaku bagi semua makhluk (termasuk roh-roh jahat) .<\/p>\n<p>07) Apollinarisme\/Apollinarianisme<br \/>\nHeresiakh: Apollinaris, Uskup Laodikia (362 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Yesus Kristus hanya memiliki 1 Natur, yaitu Natur Ilahi, sehingga tubuh Kristus pun sejak awal merupakan tubuh kemuliaan dan spiritual, dengan demikian ajaran ini menolak bahwa Inkarnasi Yesus Kristus sebagai manusia yang sempurna.<\/p>\n<p>08) Arianisme\/Anomoeanisme\/Heteroousianisme<br \/>\nHeresiakh: Arius, Arkhimandrit Alexandria-Mesir (250 AD s\/d 336 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Putera Allah (Yesus Kristus) bukan dari kekal ada bersama Allah Bapa, melainkan adalah makhluk ciptaan yang diciptakan untuk tujuan penciptaan dunia, dengan demikian Yesus Kristus memiliki esensi (ousia) lebih rendah atau berbeda (hetero) dari Allah Bapa.<\/p>\n<p>09) Asketikisme<br \/>\nHeresiakh: ???<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa keselamatan diperoleh melalui pengekangan diri dan penyiksaan diri.<\/p>\n<p>10) Athingani\/Melchisedechianisme<br \/>\nHeresiakh: Theodotus, Banker di Frigia (600 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan kewajiban memelihara Sabat, namun tidak disunat, dan tidak boleh menyentuh orang lain.<\/p>\n<p>11) Audianisme<br \/>\nHeresiakh: Audius\/Audaeus (+ 300 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Allah memiliki tubuh jasmani (Anthropomorfisme).<\/p>\n<p>12) Binitarianisme<br \/>\nHeresiakh: Quintus Septimius Florens Tertullianus (+ 200 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Roh Kudus hanyalah kuasa Ilahi, dengan demikian Hipostasis Allah hanyalah Bapa dan Putera. Paham ini diyakini oleh Tertullianus sebelum ia menjadi umat Montanis.<\/p>\n<p>13) Christadelphian<br \/>\nHeresiakh: Dr. John Thomas, Amerika Utara (1805 AD \u2013 1871 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Roh Kudus adalah sekedar kuasa atau sifat Allah saja dan bukan Persona Allah, menolak Trinitas dan pre-eksistensi (keberadaan sebelum Inkarnasi) Yesus Kristus.<\/p>\n<p>14) Christianscience<br \/>\nHeresiakh: Mary Baker Eddy (1866 AD).<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa semua (termasuk Allah dan mujizat) harus dapat dipahami dalam kajian ilmu pengetahuan, diluar hal itu adalah kesalahan dan ilusi semata-mata, membedakan antara Yesus sebagai natur manusia dan Kristus sebagai natur Ilahi, mengajarkan bahwa sakit adalah upah daripada dosa maka jika dosa dihilangkan penyakit akan sembuh.<\/p>\n<p>15) Collyridianisme\/Maryamiyaa<br \/>\nHeresiakh: Sinkretis Arab, Mekkah-Arab Saudi (350 AD \u2013 450 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Bunda Maria adalah Dewi atau Allah selain Trinitas yang harus disembah. Paham inilah yang dikutip oleh Muhammad dalam Alquran (QS 5:73, 75, 116).<\/p>\n<p>16) Diophysitisme\/Nestorianisme<br \/>\nHeresiakh: Nestorius, Patriakh Konstantinopel-Yunani (428 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus memiliki 2 Natur yang terpisah (Ilahi dan manusia) dalam 2 pribadi yang terpisah. Karena dipandang 2 Natur tersebut terpisah (dapat berdiri sendiri-sendiri), maka Yesus Kristus bagaikan manusia biasa yang kerasukan Roh Allah sehingga Bunda Maria pun dipandang bukan sebagai Theotokos (Bunda Allah) melainkan Anthropotokos (Bunda Manusia) atau setinggi-tingginya adalah Kristotokos (Bunda Kristus).<\/p>\n<p>17) Donatisme<br \/>\nHeresiakh: Berber Christian Donatus Magnus, Uskup Karthage-Afrika Utara (355 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Sakramen yang dilakukan oleh Imam yang kurang suci (misalnya pernah murtad lalu bertobat kembali) adalah tidak sah dan juga menolak orang-orang yang pernah murtad namun ingin kembali bertobat.<\/p>\n<p>18) Ebionit<br \/>\nHeresiakh: Pecahan Judeo-Kristen, sekitar timur sungai Yordan-Israel (240 AD \u2013 340 AD)<br \/>\nPaham ini terkait dengan Judeo-Kristen sehingga memelihara Hukum Taurat dengan sakleg (lebih sakleg dari Nazrani) dan menolak Rasul Paulus karena dianggap bertentangan dengan Hukum Taurat, selain itu paham ini juga menolak bahwa Yesus Kristus dilahirkan dari perawan Maria. Pada tahun 1995 AD muncul kembali dengan nama Komunitas Ebionit Yahudi yang dipimpin oleh Shemayah Phillips.<\/p>\n<p>19) Enkratisme<br \/>\nHeresiakh: Tatian, Theolog Assyria (120 AD \u2013 180 AD)<br \/>\nPaham ini melarang pernikahan, minum anggur, dan makan daging.<\/p>\n<p>20) Euchytisme\/Messalianisme<br \/>\nHeresiakh: Daerah Mesopotamia (+ 300 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Esensi (Ousia) dari Trinitas dapat ditangkap oleh indra manusia secara konkret dan juga bahwa sakramen tidak memiliki andil sebagai alat untuk menjauhkan nafsu badani.<\/p>\n<p>21) Eutychianisme\/Monophysitisme<br \/>\nHeresiakh: Eutyches, Arkhimandrit Konstantinopel-Yunani (448 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus hanya memiliki 1 Natur, yaitu Natur Ilahi, dimana Natur Manusia Yesus Kristus telah ditelan oleh Natur IlahiNya.<\/p>\n<p>22) Family Radio\/Radio Keluarga<br \/>\nHeresiakh: Harold Egbert Camping, pecahan Gereja Kristen Reformed di Oakland-Kalifornia (1921 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa hari penghakiman akan terjadi pada tanggal 21 Mei 2011 AD.<\/p>\n<p>23) Fraticelli<br \/>\nHeresiakh: Gerard Segarelli, pecahan Ordo Fransiskus Assisi Gereja Katolik Roma (1296 AD)<br \/>\nPaham ini amat menjunjung tinggi kemiskinan (sesuai aturan Ordo Fransiskus Assisi) dan menyatakan bahwa kekayaan adalah kesalahan manusia.<\/p>\n<p>24) Gnostik<br \/>\nBerasal dari bahasa Yunani, \u03b3\u03bd\u1ff6\u03c3\u03b9\u03c2 (gnosis) = \u201cpengetahuan\u201d.<br \/>\nAjaran Gnostik memiliki beberapa istilah yang berasal dari Filsafat Yunani, antara lain:<br \/>\nBythos\/Monad\/Arche (Allah Sejati), Pleroma (alam kepenuhan\/etherik), Kenoma (dunia materi), Aeon (emanasi Allah Sejati, ada 30 Aeon), Syzygy (pasangan Aeon laki-laki dan perempuan), Sophia (pasangan dari Aeon Yesus Kristus), Demi-Urgos (Allah yang lebih rendah, salah satunya \u2013Saklas, Yaldabaoth, dan Samael&#8211; adalah pencipta dunia materi dan Allah di Perjanjian Lama), Archon (pelayan Demi-Urgos, dapat berarti malaikat dan iblis).<br \/>\nSyzygy (30 Aeon) Gnostik:<br \/>\nA) Ogdoad (8 Dinasti)<br \/>\n1) Bythos\/Propator (Kedalaman) &amp; Sige\/Ennoia (Keheningan\/Ide).<br \/>\n2) Nous (Pikiran) &amp; Aletheia (Kebenaran).<br \/>\n3) Logos (Sabda) &amp; Zoe (Kehidupan).<br \/>\n4) Anthropos (Manusia) &amp; Ekklesia (Gereja).<br \/>\nB) Decad (Persekutuan)<br \/>\n5) Bythios (Dalam) &amp; Mixis (Sedang Datang).<br \/>\n6) Ageratos (Kekal) &amp; Henosis (Persekutuan).<br \/>\n7) Autophues (Kesadaran Diri) &amp; Hedone (Berkat).<br \/>\n8) Akinetos (Tak Bergerak) &amp; Synkrasis (Campuran).<br \/>\n9) Monogenes (Yang Dilahirkan) &amp; Makaria (Sukacita).<br \/>\nC) Dodecad<br \/>\n10) Parakletos (Sang Penghibur) &amp; Pistis (Iman).<br \/>\n11) Patrikos (Paternal) &amp; Elpis (Harapan).<br \/>\n12) Metrikos (Maternal) &amp; Agape (Kasih).<br \/>\n13) Ainos (Pujian) &amp; Synesis (Pemahaman).<br \/>\n14) Ekklesiastikos (Gerejawi) &amp; Makariotes (Kebahagiaan).<br \/>\n15) Theletos (Kehendak) &amp; Sophia (Kebijaksanaan).<br \/>\nPaham Gnostik ini memiliki sifat Dualistik (membedakan antara Allah Sejati dan Allah lain pencipta semesta materi sebagai yang Allah lebih rendah derajatnya). Biasanya, Roh Kudus dipandang sebagai adik perempuan dari Yesus Kristus.<br \/>\nDenominasi Gnostik:<br \/>\na. Albigensian\/Albigeosis\/Katharisme<br \/>\nHeresiakh: ??? (1811 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik dan Monarkhianisme.<br \/>\nb. Barbelo<br \/>\nHeresiakh: Barbelo, seorang wanita (???)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik dan mengklaim bahwa Barbelo adalah emanasi dari Allah sejati yang fungsinya sama dengan Firman Allah.<br \/>\nc. Bardaisme<br \/>\nHeresiakh: Bardaisan, seorang Ilmuan dan Filsuf, di daerah Mesopotamia (154 AD \u2013 222 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Zodiac mempengaruhi takdir manusia dan percaya bahwa matahari, bulan, dan bintang adalah makhluk hidup. Selain itu Trinitas dipandang sebagai suatu keluarga Allah, ada Allah Bapa, Allah Ibu yaitu Roh Kudus, dan Allah Anak yang merupakan keturunan dari Allah Bapa dan Roh Kudus.<br \/>\nd. Basilideanisme<br \/>\nHeresiakh: Basilides dari Alexandria-Mesir (117 AD \u2013 138 AD)<br \/>\nBasilides mengklaim bahwa dirinya mendapatkan pengajaran rahasia dari Glaucus (murid Rasul Petrus). Paham ini mengajarkan Dualistik.<br \/>\ne. Bogomil<br \/>\nHeresiakh: Perpanjangan Paulisian, di daerah Bulgaria (927 AD \u2013 970 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik dan ajaran Paulisian.<br \/>\nf. Borborinisme\/Nikolaitan<br \/>\nHeresiakh: Diakon Nikolaus dari Antiokhia (Kis 6:5, + 100 AD)<br \/>\nPaham ini kemukakan oleh Nikolaus yang disebutkan dalam Why 2:6, paham ini mengajarkan Dualistik dan memakai ritual ibadah agama-agama kafir.<br \/>\ng. Familist\/Libertinisme\/Marcionisme<br \/>\nHeresiakh: Marcion dari Sinope-Pontus, pengusaha kapal di Asia Kecil (85 AD \u2013 165 AD)<br \/>\nMarcion merupakan salah satu pengembang teori Dualistik pada tahun 144 AD. Marcion mendirikan Gereja dengan sistem hierarki dan tata ibadah yang sangat mirip dengan Kristen Katolik Roma.<br \/>\nh. Kainite<br \/>\nHeresiakh: ??? (+ 200 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik, Anti-Nomianisme dan pemujaan kepada Kain (keturunan pertama Adam), karena Kain dianggap memiliki pengetahuan untuk menghentikan dosa asal melalui pembunuhan yang dilakukannya. Salah satu Injil Gnostik yang digunakan oleh bidat ini adalah Injil Yudas (Iskariot).<br \/>\ni. Karpokratisme<br \/>\nHeresiakh: Karpokrates dari Alexandria-Mesir (+ 200 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik, menolak keilahian Yesus Kristus (hanya dianggap teguh dan murni). Karpokrates hanya menggunakan satu Injil Gnostik dalam pengajarannya, yaitu Injil Menurut Orang Ibrani.<br \/>\nj. Kerinthus\/Kerinthos<br \/>\nHeresiakh: Kerinthus, daerah Roma-Itali (100 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik, menolak keilahian Yesus, Kristus datang pada Yesus saat baptisan air dan meninggalkanNya saat disalibkan.<br \/>\nk. Mandaenisme<br \/>\nHeresiakh: Elchasai, pemimpin komunitas Parthia daerah Iran (217 AD \u2013 222 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik sehingga pencipta dunia semesta materi adalah Demi-Urgos dengan nama Ptahil. Selain menganut Gnostik, Mandaenisme mengajarkan bahwa pergerakan planet dan bintang mempengaruhi takdir manusia.<br \/>\nl. Manikhaenisme<br \/>\nHeresiakh: Mani, dari Iran (216 AD \u2013 276 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik dan Sinkretisme antara Kristen, Budha, dan Zoroasterisme. Mani mengklaim dirinya adalah Parakletos yang dijanjikan oleh Yesus Kristus dan nabi yang terakhir (nabi segel penutup) selain daripada nabi sebelumnya yaitu: Set, Henokh, Nuh, Sem, Abraham, Nikotheos, Zoroaster, Budha, dan Yesus Kristus.<br \/>\nm. Marcionisme<br \/>\nHeresiakh: Marcion dari Sinope (144 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik dan menyatakan bahwa sesungguhnya Rasul Paulus adalah pemimpin para rasul yang lainnya.<br \/>\nn. Naassen\/Naasseni<br \/>\nHeresiakh: Mariamne (100 AD)<br \/>\nMariamne mengklaim dirinya adalah murid langsung Rasul Yakobus, saudara sepupu Yesus Kristus. Paham ini mengajarkan bahwa ular (Naas) adalah sumber pengetahuan (Kej 3) sehingga harus dihormati.<br \/>\no. Nasoraean\/Notzrim<br \/>\nHeresiakh: ??? (50 BC)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Gnostik, budaya Anti-Taurat (namun tetap melakukan kegiatan Yahudi lainnya) dan mewajibkan penganutnya untuk melakukan vegetarianisme<br \/>\np. Ophites\/Serpentinian<br \/>\nHeresiakh: ???, di Syria dan Mesir (100 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa ular dalam Kej 3 adalah utusan Allah sejati (sebagaimana juga Yesus Kristus) sedangkan Allah dalam Perjanjian Lama (Yaldabaoth) adalah musuh manusia yang tidak menghendaki manusia memiliki pengetahuan.<br \/>\nq. Paulisian<br \/>\nHeresiakh: Konstantin dari Silvanus-Armenia (650 AD)<br \/>\nPaham ini berdasarkan dari ajaran Paulus dari Samosata (Uskup Antiokhia), mengajarkan Dualistik dan Adoptionisme, menolak gelar Theotokos dan penghormatan kepada Bunda Maria.<br \/>\nr. Priskillianisme<br \/>\nHeresiakh: Marcus, orang Memphis-Mesir (400 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik dan tanda-tanda Zodiac.<br \/>\ns. Saturnilisme<br \/>\nHeresiakh: Saturnil &amp; Menander, murid langsung Simon Magus (Kis 8), di Syria (???)<br \/>\nSaturnillisme adalah aliran Gnostik yang utama dan pelopor dari kebanyakan aliran Gnostik lainnya. Gnostik Saturnillisme inilah yang mengarang Injil Thomas, Injil Filipus, dan Injil Kebenaran.<br \/>\nt. Sethianisme<br \/>\nHeresiakh: Philo Judaeus, Filsuf Ibrani &amp; Stoik Yunani (20 BC \u2013 40 AD)<br \/>\nPaham ini berangkat dari filsafat yang dikemukakan Filsuf Philo Judaeus yang kemudian muncul di daerah Syria, sehingga mencampurkan mitos filsafat dengan ajaran Kristen. Paham ini menganggap bahwa Set (keturunan ketiga Adam) merupakan perwujudan dari Inkarnasi Ilahi. Beberapa kitab Gnostik digunakan sebagai panduan sekte ini, misalnya adalah kitab Apocalypse Of Adam.<br \/>\nu. Thomasine<br \/>\nHeresiakh: ???<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik. Salah satu Injil Gnostik yang digunakan oleh bidat ini adalah Injil Thomas.<br \/>\nv. Valentinian<br \/>\nHeresiakh: Valentin(i)us, Uskup Roma (135 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan Dualistik.<br \/>\nw. Yohanesisme<br \/>\nHeresiakh: ???<br \/>\nPaham ini menolak Yesus sebagai Mesias, dan menganggap bahwa Yohanes Pembaptis adalah Mesias yang sesungguhnya.<\/p>\n<p>25) Homoiousianisme\/Semi-Arianisme<br \/>\nHeresiakh: ??? (370 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa esensi (ousia) Putera hanya mirip (homoios) dengan Bapa.<\/p>\n<p>26) Hypsistarian<br \/>\nHeresiakh: Sinkretisme Yahudi dan Agama Timur, di Kapadokia (374 AD)<br \/>\nPaham ini menolak Allah sebagai Bapa melainkan hanya menempatkan Allah sebagai Raja tertinggi saja.<\/p>\n<p>27) Ikonoklasme\/Ikonoklast<br \/>\nHeresiakh: Leo III dari Isauria-Syria, Kaisar Byzantium (726 AD \u2013 787 AD)<br \/>\nPaham ini bertujuan menghancurkan segala bentuk Ikon (simbol) ke-Kristenan yang merupakan Injil dalam warna bagi Gereja Kristen.<\/p>\n<p>28) Iglesia Ni Cristo\/Gereja Dari Kristus<br \/>\nHeresiakh: Felix Ysagun Manalo, di Filipina (1914 AD)<br \/>\nPaham ini menolak Trinitas, Yesus Kristus dipandang bukan sebagai Allah dan Roh Kudus hanya sebagai kuasa Ilahi. Paham ini juga menolak Pra-Eksistensi (keberadaan sebelum) Inkarnasi Yesus Kristus.<\/p>\n<p>29) Jovianisme\/Jovinian<br \/>\nHeresiakh: Rahib Jovinianus (+ 400 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa bobot semua dosa adalah sama, sehingga hukuman dan upah yang diberikan pada akhir zaman adalah sederajat, juga mereka yang telah dibaptis tidak dapat berdosa.<\/p>\n<p>30) King James Only Movement<br \/>\nHeresiakh: Sekelompok Fundamentalis Protestan (1987 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Alkitab King James memiliki inspirasi yang lebih superior daripada versi Alkitab lainnya.<\/p>\n<p>31) Ku Klux Klan\/KKK<br \/>\nHeresiakh: Sekelompok Veteran Confederate Army, di Amerika Serikat (1860 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan prinsip-prinsip terorisme ala Kristen.<\/p>\n<p>32) Kurialisme\/Ultramontanisme<br \/>\nHeresiakh: Stefanus, Presbyter Roma-Itali (255 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa hanya Gereja daerah tertentu saja yang memiliki otoritas yang mutlak (supreme) atas Gereja-Gereja di daerah lainnya.<\/p>\n<p>33) Makedonian\/Pneumatomakhi\/Tropici<br \/>\nHeresiakh: Makedonius I, Uskup Konstantinopel-Yunani (360 AD)<br \/>\nPaham ini mengakui Hypostasis Bapa dan Putera sebagai Allah, namun menolak Hypostasis Roh Kudus sebagai Allah, Roh Kudus dipandang merupakan makhluk ciptaan Bapa dan Putera.<\/p>\n<p>34) Monarkhianisme<br \/>\na. Monarkhianisme Dinamis\/Adopsionisme\/Paulianis<br \/>\nHeresiakh: Theodotus, Artemon, Paulus dari Samosata (+ 250 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah manusia biasa yang kemudian menjadi Allah karena diangkat (diadopsi) oleh Roh Kudus sebagai kuasa Ilahi.<br \/>\nb. Monarkhianisme Modalis\/Sabellianisme\/Patripassianisme<br \/>\nHeresiakh: Presbyter Sabellius dari Roma-Itali (215 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa Bapa, Putera, dan Roh Kudus merupakan modus-modus (persona) Allah saja, seperti seseorang yang menjabat sebagai Ayah, Suami dan Direktur, namun sebenarnya hanya ada 1 Pribadi saja. Dengan demikian paham ini mengajarkan pula bahwa Bapa lah yang menebus manusia dengan menyamar sebagai Yesus Kristus.<\/p>\n<p>35) Monothelitisme\/Mononergisme\/Ecthesis\/Typos<br \/>\nHeresiakh: Pyrrhus I, Patriakh Konstantinopel-Yunani (650 AD)<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus hanya memiliki 1 kehendak saja.<\/p>\n<p>36) Montanisme\/Cathaphrygian<br \/>\nHeresiakh: Presbyter Montanus, di Frigia Asia Kecil (172 AD)<br \/>\nPaham ini menitikberatkan pada gejala-gejala\/manifestasi energi Allah, dalam persebarannya Montanus dibantu oleh 2 nabiah, yaitu Priska dan Maximilla. Montanisme juga mengajarkan Modalisme dan berbagai kesalahan dalam ajaran moral.<\/p>\n<p>37) Mormon\/Gereja Orang Kudus di Akhir Zaman<br \/>\nHeresiakh: Joseph Smith Jr (1838 AD)<br \/>\nPaham ini memakai Kitab tambahan yang disebut sebagai Kitab Mormon, menafsirkan Allah Tritunggal sebagai 3 Allah yang benar-benar terpisah dan mengizinkan praktek Poligamy.<\/p>\n<p>38) Nasrani\/Nazarenes\/Nazoraean<br \/>\nHeresiakh: Daerah Yerusalem dan daerah Pella (70 AD)<br \/>\nPaham ini merupakan sinkretisme antara Yahudi dan Kristen, dalam praktek hidupnya tetap melakukan Hukum Taurat. Nasrani ini adalah sekte Kristen yang sudah ada sejak zaman para rasul (Kis 24:5).<\/p>\n<p>39) Nomianisme<br \/>\nHeresiakh: Pecahan Judeo-Kristen (???)<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa keselamatan diperoleh melalui Hukum Taurat.<\/p>\n<p>40) Novatianisme<br \/>\nHeresiakh: Presbyter Novatian dari Roma-Itali (251 AD)<br \/>\nPaham ini menolak untuk menerima pertobatan kaum lapsi (orang yang pernah murtad sebelumnya) meskipun secara nyata mereka menunjukkan pertobatan yang sejati.<\/p>\n<p>41) Pelagianisme<br \/>\nHeresiakh: Pelagius, Rahib Inggris (410 AD)<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa manusia dapat mencapai keselamatan oleh usahanya sendiri dan menolak adanya dosa asal.<\/p>\n<p>42) Positives Christentum\/Kristen Positif<br \/>\nHeresiakh: Alfred Rosenberg, anggota Nazi (1920 AD).<br \/>\nPaham ini merupakan perpaduan slogan Nazi dan Kristen, mengajarkan bahwa terdapat pemisahan antara Yesus Kristus secara Theology dan secara Historikal, menolak seluruh Perjanjian Lama, serta bertujuan untuk menyatukan seluruh denominasi Protestan menjadi satu Gereja Sosialis.<\/p>\n<p>43) Psilantropisme<br \/>\nHeresiakh: ???<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah manusia biasa saja, anak dari Yusuf.<\/p>\n<p>44) Saksi Yehova (Jehovah&#8217;s Witnesses)<br \/>\nHeresiakh: Charles Taze Russell (1870 AD).<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa Yesus Kristus bukanlah Allah melainkan penjelmaan Malaikat Agung Mikhael, dan Roh Kudus hanyalah suatu kuasa Ilahi.<\/p>\n<p>45) Satanisme<br \/>\nSatanisme menyembah Setan sebagai Tuhan dan Allah. Secara umum terbagi dalam beberapa denominasi, antara lain:<br \/>\na. Luciferian<br \/>\nHeresiakh: ??? (1231 AD)<br \/>\nPaham ini memuliakan segala karakteristik yang terdapat pada Lucifer dan planet Venus. Pada zaman modern, memiliki berbagai Ordo antara lain:<br \/>\ni. Ordo Phosphorus (Bintang Fajar)<br \/>\nHeresiakh: Michael W. Ford (1993 AD)<br \/>\nii. Ordo Luciferis<br \/>\nHeresiakh: Freemasonry (???)<br \/>\niii. Ordo Dark Sun\/Temple Of Dark Sun (TDS)<br \/>\nHeresiakh: ???<br \/>\nMengajarkan penggunaan energi terang dan energi gelap, serta cara untuk menyeimbangkannya.<br \/>\nb. Palladist<br \/>\nHeresiakh: Freemasonry (20 Mei 1737 AD).<br \/>\nc. Our Lady Of Endor Coven\/Ophite Cultus Satanas<br \/>\nHeresiakh:Herbert Arthur Sloane di Toledo-Ohio (1948 AD).<br \/>\nd. Gereja Setan\/Ordo Trapezoid<br \/>\nHeresiakh: Anton Szandor La Vey (1960 AD)<br \/>\nMengajarkan individualisme dan moral pembalasan (mata ganti mata). Anton Szandor La Vey juga mengarang Satanic Bible pada tahun 1969 AD.<\/p>\n<p>46) Semi-Pelagianisme<br \/>\nHeresiakh: Cassianus dari Marseilles (420 AD).<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa manusia pertama-tama harus melakukan usaha untuk mencapai keselamatan, dan kemudian baru peranan rahmat Allah ditambahkan, paham ini juga menolak adanya dosa asal.<\/p>\n<p>47) Sub-Ordinasionisme<br \/>\nHeresiakh: Presbyter Origenes dari Alexandria-Mesir (+ 200 AD).<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa Trinitas memiliki tingkatan-tingkatan yang berbeda, biasanya dalam bentuk Bapa lebih tinggi dari Putera, dan Putera lebih tinggi dari Roh Kudus. Origenes tampaknya terpengaruh dengan Filsafat Stoik Yunani sehingga menyebutkan bahwa Yesus Kristus adalah Deutero Theos (Allah Kedua) yang memiliki Substansi yang lebih rendah dari Bapa.<\/p>\n<p>48) Theokoptes<br \/>\nHeresiakh: Saracens (+ 700 AD)<br \/>\nPaham ini memisah-misahkan antara Allah, Firman, dan RohNya, sehingga oleh Js.Yohanes dari Damaskus disebut sebagai pemutilasi Allah.<\/p>\n<p>49) The World Mission Society Church of God\/Misi Gereja Tuhan<br \/>\nHeresiakh: Ahn Sahng-hong, di Korea (1964 AD).<br \/>\nPaham ini bersifat Monarkhianisme Modalis, Ahn Sahng-hong mengklaim dirinya adalah Yesus Kristus yang datang kedua kalinya sebagai Roh Kudus, juga menambahkan Tuhan Ibu disamping Trinitas.<\/p>\n<p>50) Tradusianisme<br \/>\nHeresiakh: ???<br \/>\nPaham ini menyatakan bahwa jiwa manusia dipindahkan dari orangtua kepada anak-anaknya.<\/p>\n<p>51) Unitarianisme<br \/>\nPaham ini menolak Trinitas dan mengajukan Tauhid melalui hanya ada satu hypostasis Allah, dengan demikian kebanyakan bersifat Monarkhianisme. Denominasi yang menganut paham ini adalah:<br \/>\na. Pantekosta Tauhid (Oneness Pentecostalism)\/Apostolic Pentecostalism<br \/>\nHeresiakh: ??? (1914 AD).<br \/>\nPaham ini bersifat Monarkhianisme Modalis.<br \/>\nb. True Jesus Church<br \/>\nHeresiakh: Yong-Ji Lin, di Beijing-China (1917 AD).<br \/>\nPaham ini mengajarkan bahwa Pembasuhan Kaki adalah merupakan Sakramen ketiga, memelihara hari Sabat, dan bersifat Monarkhianisme Modalis.<br \/>\nIndex Abjad<br \/>\n34) Adopsionisme<br \/>\n01) Agnostici<br \/>\n24) Albigensian<br \/>\n24) Albigeosis<br \/>\n02) Anglo-Israelisme<br \/>\n03) Anti-Antasianisme<br \/>\n04) Anti-Nomianisme<br \/>\n05) Aphthartodocetae<br \/>\n06) Apokatastasis<br \/>\n07) Apollinarisme\/Apollinarianisme<br \/>\n51) Apostolic Pentacostalism<br \/>\n08) Anomoeanisme<br \/>\n08) Arianisme<br \/>\n09) Asketikisme<br \/>\n10) Anthingani<br \/>\n11) Audianisme<br \/>\n24) Barbelo<br \/>\n24) Bardaisme<br \/>\n24) Basilideanisme<br \/>\n12) Binitarianisme<br \/>\n24) Bogomil<br \/>\n24) Borborinisme<br \/>\n02) British-Israelisme<br \/>\n36) Cathaphrygian<br \/>\n13) Christadelphian<br \/>\n14) Christianscience<br \/>\n01) Circumsellion<br \/>\n15) Collyridianisme<br \/>\n16) Diophysitisme<br \/>\n17) Donatisme<br \/>\n18) Ebionit<br \/>\n35) Ecthesis<br \/>\n19) Enkratisme<br \/>\n20) Euchytisme<br \/>\n21) Eutychianisme<br \/>\n24) Familist<br \/>\n22) Family Radio<br \/>\n23) Fraticelli<br \/>\n28) Gereja Dari Kristus<br \/>\n28) Gereja Orang Kudus di Akhir Zaman<br \/>\n45) Gereja Setan<br \/>\n24) Gnostik<br \/>\n44) Jehovah\u2019s Witnesses<br \/>\n08) Heteroousianisme<br \/>\n25) Homoiousianisme<br \/>\n26) Hypsistarian<br \/>\n27) Ikonoklasme\/Ikonoklast<br \/>\n28) Iglesia Ni Kristo<br \/>\n29) Jovianisme\/Jovinian<br \/>\n24) Kainite<br \/>\n24) Karpokratisme<br \/>\n24) Katharisme<br \/>\n24) Kerinthus\/Kerinthos<br \/>\n30) King James Only Movement<br \/>\n42) Kristen Positif<br \/>\n31) Ku Klux Klan\/KKK<br \/>\n32) Kurialisme<br \/>\n24) Libertinisme<br \/>\n45) Luciferian<br \/>\n33) Makedonian<br \/>\n24) Mandaenisme<br \/>\n24) Manikhaenisme<br \/>\n24) Marcionisme<br \/>\n15) Maryamiyaa<br \/>\n10) Melchisedechianisme<br \/>\n20) Messalianisme<br \/>\n49) Misi Gereja Tuhan<br \/>\n34) Monarkhianisme<br \/>\n34) Monarkhianisme Dinamis<br \/>\n34) Monarkhianisme Modalis<br \/>\n35) Monothelitisme<br \/>\n35) Mononergisme<br \/>\n21) Monophysite<br \/>\n36) Montanisme<br \/>\n37) Mormon<br \/>\n24) Naassen\/Naasseni<br \/>\n24) Nasoraean<br \/>\n24) Notzrim<br \/>\n38) Nasrani<br \/>\n38) Nazarenes<br \/>\n38) Nazoraean<br \/>\n16) Nestorianisme<br \/>\n24) Nikolaitan<br \/>\n39) Nomianisme<br \/>\n40) Novatianisme<br \/>\n51) Oneness Pentecostalism<br \/>\n45) Ordo Phosporus\/Bintang Fajar<br \/>\n45) Ordo Luciferis<br \/>\n45) Ordo Dark Sun<br \/>\n45) Ordo Trapezoid<br \/>\n45) Ophite Cultus Satanas<br \/>\n24) Ophites<br \/>\n45) Our Lady Of Endor Coven<br \/>\n34) Patripassianisme<br \/>\n45) Paladist<br \/>\n51) Pantekosta Tauhid<br \/>\n34) Paulianis<br \/>\n24) Paulisian<br \/>\n41) Pelagianisme<br \/>\n05) Phantasiastae<br \/>\n33) Pneumatokhi<br \/>\n42) Positives Christentum<br \/>\n24) Priskillianisme<br \/>\n43) Psilantropisme<br \/>\n22) Radio Keluarga<br \/>\n34) Sabellianisme<br \/>\n44) Saksi Yehova<br \/>\n45) Satanisme<br \/>\n24) Saturnilisme<br \/>\n25) Semi-Arianisme<br \/>\n46) Semi-Pelagianisme<br \/>\n24) Serpentinian<br \/>\n24) Sethianisme<br \/>\n47) Sub-Ordinasionisme<br \/>\n33) Temple Of Dark Sun<br \/>\n48) Theokoptes<br \/>\n49) The World Mission Society Church of God<br \/>\n24) Thomasine<br \/>\n50) Tradusianisme<br \/>\n33) Tropici<br \/>\n51) True Jesus Church<br \/>\n35) Typos<br \/>\n32) Ultramontanisme<br \/>\n51) Unitarianisme<br \/>\n24) Valentinian<br \/>\n24) Yohanesisme<\/p>\n<p>Referensi:<\/p>\n<ul>\n<li>Doksografi &#8211; garis besar filosofi yang serupa<\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li><cite class=\"citation book\">Berzon, Todd S. (2016). <i>Classifying Christians. Ethnography, Heresiology, and the Limits of Knowledge in Late Antiquity<\/i>. Berkeley: University of California Press. <a title=\"International Standard Book Number\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/International_Standard_Book_Number\">ISBN<\/a>\u00a0<a title=\"Istimewa:Sumber buku\/9780520284265\" href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Istimewa:Sumber_buku\/9780520284265\">9780520284265<\/a>.<\/cite><span class=\"Z3988\" title=\"ctx_ver=Z39.88-2004&amp;rft_val_fmt=info%3Aofi%2Ffmt%3Akev%3Amtx%3Abook&amp;rft.genre=book&amp;rft.btitle=Classifying+Christians.+Ethnography%2C+Heresiology%2C+and+the+Limits+of+Knowledge+in+Late+Antiquity&amp;rft.place=Berkeley&amp;rft.pub=University+of+California+Press&amp;rft.date=2016&amp;rft.isbn=9780520284265&amp;rft.aulast=Berzon&amp;rft.aufirst=Todd+S.&amp;rfr_id=info%3Asid%2Fid.wikipedia.org%3AHeresiologi\">\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diakonia.id &#8211; Dalam ilmu teologi atau sejarah agama, istilah heresiologi merujuk pada kajian\/ studi ajaran-ajaran sesat (heretik), dan heresiografi adalah tulisan tentang topik tersebut. Dalam Heresiology, pendiri ajaran sesat ini disebut sebagai Heresiakh. Karya-karya heresiografi umum ditulis dalam lingkungan agama Kristen abad pertengahan. Heresiologi berkembang sebagai bagian dari munculnya ortodoksi dalam gereja Kristen Kekaisaran Romawi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64690,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"source_name":"sarapanpagi","source_url":"https:\/\/www.sarapanpagi.org\/heresiologi-vt8937.html","via_name":"","via_url":"","override_template":"0","override":[{"template":"1","single_blog_custom":"","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"floatbottom","share_float_style":"share-normal","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_author_image":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"0","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0","post_calculate_word_method":"str_word_count"}],"override_image_size":"0","image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post":"0","trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post":"0","sponsored_post_label":"Sponsored by","sponsored_post_name":"","sponsored_post_url":"","sponsored_post_logo_enable":"0","sponsored_post_logo":"","sponsored_post_desc":"","disable_ad":"0","format":"standard"},"jnews_primary_category":{"id":"134","hide":""},"jnews_override_bookmark_settings":{"override_bookmark_button":"0","override_show_bookmark_button":"0"},"jnews_social_meta":{"fb_title":"","fb_description":"","fb_image":"","twitter_title":"","twitter_description":"","twitter_image":""},"jnews_override_counter":{"override_view_counter":"0","view_counter_number":"0","override_share_counter":"0","share_counter_number":"0","override_like_counter":"0","like_counter_number":"0","override_dislike_counter":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[134,71,5,20],"tags":[559,557,182],"class_list":["post-64469","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-apologetika","category-denominasi","category-gereja","category-sejarah","tag-ajaran-sesat","tag-bidah","tag-denominasi"],"better_featured_image":{"id":64690,"alt_text":"","caption":"","description":"","source_url":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/heresiology.webp","medium_large":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/heresiology.webp?fit=768%2C536&ssl=1","post_thumbnail":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/heresiology.webp"},"categories_detail":[{"id":134,"name":"Apologetika","description":"","slug":"apologetika","count":299,"parent":0},{"id":71,"name":"Denominasi","description":"","slug":"denominasi","count":11,"parent":0},{"id":5,"name":"Gereja","description":"","slug":"gereja","count":204,"parent":0},{"id":20,"name":"Sejarah","description":"","slug":"sejarah","count":39,"parent":0}],"author_name":"Diakonia Indonesia","author_img":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/566178b6a9f3c2c7806468985c94c4cc2db638675565981dee558f164d50c689?s=96&d=mm&r=g","jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/diakonia.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/heresiology.webp?fit=1024%2C715&ssl=1","jetpack_sharing_enabled":true,"comment_count":0,"views":"1799","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64469"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64469\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":64692,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64469\/revisions\/64692"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/diakonia.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}