• +62 857-7315-8269
  • bonpascamp@gmail.com

Mengapakah kita duduk-duduk di sini sampai mati? [2 Raja-raja 7:3]

Para pembaca, buku yang kecil ini terutama bertujuan untuk mempertumbuhkan orang percaya, tetapi apabila engkau belum percaya, hati kami rindu atas engkau: dan kami dengan senang hati hendak mengatakan sepatah kata yang mungkin menjadi berkat untukmu. Bukalah Alkitabmu, dan bacalah cerita orang-orang kusta, dan perhatikanlah posisi mereka yang sangat mirip dengan posisi dirimu. Apabila engkau tetap dalam keadaan seperti sekarang, engkau pasti binasa; jika engkau datang kepada Yesus, engkau pasti tidak akan mati. “Tanpa perjalanan, tidak ada kemenangan,” kata pepatah kuno, dan dalam kasusmu, perjalananmu bukanlah sesuatu yang besar. Apabila engkau masih duduk diam di dalam kekecewaan dan kesuraman, tidak ada seorang pun yang bisa mengasihanimu apabila kehancuranmu datang; tetapi jika engkau mati dengan belas kasihan sudah didapatkan, jika hal semacam itu mungkin, engkau akan mendapatkan simpati yang universal. Tidak ada orang yang menolak untuk melihat Yesus yang bisa melarikan diri; tetapi engkau sedikit banyak tahu bahwa sebagian orang diselamatkan karena percaya kepada-Nya, sesungguhnya kenalan-kenalanmu sendiri sudah mendapatkan belas kasihan Allah: lalu kenapa engkau tidak? Orang Niniwe berkata, “Siapa tahu?” [Yunus 3:9] Berharaplah pada pengharapan yang sama, dan ujilah belas kasihan Tuhan. Kebinasaan itu sungguh mengerikan sampai-sampai jika saja ada sebatang jerami yang bisa digenggam untuk menyelamatkan dirimu, naluri untuk menyelamatkan diri akan menyebabkan engkau mengulurkan tanganmu. Kami sudah berbicara denganmu tentang dasar ketidakpercayaanmu, kami sekarang hendak meyakinkanmu, seperti halnya Tuhan meyakinkanmu, bahwa jika engkau mencari-Nya, Ia akan kautemukan. Yesus tidak menolak seorang pun yang datang kepadanya. Engkau tidak akan binasa apabila engkau mempercayai Dia; justru sebaliknya, engkau akan menemukan harta karun yang lebih berharga daripada yang dikumpulkan orang-orang kusta di perkemahan orang Aram yang ditinggalkan. Semoga Roh Kudus memberikan keberanian kepadamu untuk bergerak, dan engkau tidak akan percaya dengan sia-sia. Ketika engkau sendiri diselamatkan, beritakanlah kabar baik ini kepada orang-orang lain. Jangan tahan-tahan damai sejahteramu; beritahukanlah dahulu kepada keluarga Sang Raja, dan bersatulah dengan mereka dalam persekutuan; hendaklah pembantu kota, pelayan, diberitahukan tentang penemuanmu ini, dan kemudian proklamasikan kabar baik ini di setiap tempat. Tuhan menyelamatkan engkau sebelum matahari terbenam hari ini.

____________________

RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

Leave a Reply