• Beranda
  • Menjadi Penulis
  • Kebijakan Privasi
  • Donasi
  • Hubungi Kami
Diakonia.id
  • Home
  • Redaksi
  • Holy Bible
    • Status & License Bible
    • Belajar Alkitab
  • Kidung Pujian
    • Musik
      • Buku Ende
      • Buku Nyanyian
      • Kidung Jemaat
      • Pelengkap Kidung Jemaat
      • English Hymns
      • Jiwaku Bersukacita
      • Lagu Natal
      • Lagu Sekolah Minggu
      • Nyanyikanlah Kidung Baru
  • Renungan
  • Apologetika
  • Keluarga & Relasi
  • Blog
    • Gereja
    • Denominasi
    • Tokoh Kristiani
    • Situs Bersejarah
    • Kebangsaan
    • Internasional
    • Umum
    • Analisis & Opini
    • Turn Back Hoax
  • Shop
    • Shopping Cart
    • Checkout
    • My Account
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Holy Bible
    • Status & License Bible
    • Belajar Alkitab
  • Kidung Pujian
    • Musik
      • Buku Ende
      • Buku Nyanyian
      • Kidung Jemaat
      • Pelengkap Kidung Jemaat
      • English Hymns
      • Jiwaku Bersukacita
      • Lagu Natal
      • Lagu Sekolah Minggu
      • Nyanyikanlah Kidung Baru
  • Renungan
  • Apologetika
  • Keluarga & Relasi
  • Blog
    • Gereja
    • Denominasi
    • Tokoh Kristiani
    • Situs Bersejarah
    • Kebangsaan
    • Internasional
    • Umum
    • Analisis & Opini
    • Turn Back Hoax
  • Shop
    • Shopping Cart
    • Checkout
    • My Account
No Result
View All Result
Diakonia.id
No Result
View All Result
Home Renungan

Nantikanlah Tuhan. [Mazmur 27:14]

Diakonia Indonesia by Diakonia Indonesia
30 August 2026
in Renungan
0
106
SHARES
556
VIEWS
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Aplikasi Database Lagu Pujian sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Aplikasi Alkitab Digital sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Follow dan subscribe: YouTube, Instagram
---------------------------------------------------------------------------------------------------

Diakonia.id –

Kelihatannya menanti adalah hal yang mudah, namun ini adalah salah satu sikap yang mana seorang prajurit Kristen tidak akan dapat pelajari tanpa pengajaran bertahun-tahun. Berbaris dan berjalan cepat jauh lebih mudah bagi tentara Allah daripada berdiri diam. Ada jam-jam berisi kebingungan ketika jiwa yang paling rela, yang dengan gelisah berhasrat untuk melayani Tuhan, tidak tahu bagian apa yang harus diambil. Lalu apa yang harus ia lakukan? Menyusahkan diri dengan keputusasaan? Lari pulang dalam kekecutan, belok kanan dalam ketakutan, atau melaju ke depan dalam kepongahan? Tidak, menanti saja. Namun, menantilah dalam doa. Panggillah Allah, dan uraikan permasalahannya di hadapan-Nya; beritahukan kepada-Nya kesulitanmu, dan mohonkan janji pertolongan-Nya. Dalam situasi sulit antara satu tanggung jawab dengan yang lain, adalah manis untuk merendahkan diri seperti seorang anak, dan menanti Tuhan dengan kesederhanaan jiwa. Pasti baik bagi kita jika kita merasakan dan mengetahui kebebalan kita, dan dengan sepenuh hati rela dituntun oleh kehendak Allah. Tapi menantilah dalam iman. Utarakan keyakinanmu yang kokoh di dalam Dia; karena menanti tanpa kesetiaan dan tanpa kepercayaan tiada lain adalah sebuah penghinaan terhadap Tuhan. Percayalah bahwa jika Dia membuat engkau berlambat-lambat bahkan sampai tengah malam, Dia akan datang tepat pada waktunya; visi itu akan datang dan tidak akan terlambat. Menantilah dalam kesabaran yang tenang, bukan memberontak karena engkau sedang dalam penderitaan, namun pujilah Allahmu karena itu. Janganlah pernah mengeluh terhadap penyebab kedua, seperti yang umat Israel lakukan kepada Musa; jangan pernah berharap untuk kembali kepada dunia lagi, namun terimalah permasalahan ini sebagaimana adanya, serahkanlah sebagaimana ia ada, dan dengan sepenuh hatimu, tanpa kehendak diri apapun, ke dalam tangan Allah perjanjian, dengan berkata, “Sekarang, Tuhan, bukan kehendakku, melainkan kehendak-Mu yang jadi [Luk 22:42]. Aku tidak tahu apa yang harus kuperbuat; aku sudah tidak sanggup lagi, namun aku akan menanti sampai Engkau membelah sungai [Mazmur 74:15], atau memukul mundur lawan-lawanku. Aku akan menanti, jika Engkau membiarkan aku hidup lama, sebab hatiku berpaut kepada Engkau saja, oh Allah, dan rohku menunggu Engkau dengan penuh keyakinan bahwa Engkau akan tetap menjadi sukacitaku dan keselamatanku, tempat perlindunganku dan menara kuatku.”

RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).

Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

---------------------------------------------------------------------------------------------------
Aplikasi Database Lagu Pujian sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Aplikasi Alkitab Digital sudah tersedia. Silahkan klik link berikut.
Follow dan subscribe: YouTube, Instagram
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Join @idDiakonia on Telegram
Previous Post

Kasihanilah aku, ya Allah. [Mazmur 51:1]

Next Post

Perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. [Yesaya 51:5]

Next Post

Perbuatan tangan-Ku mereka harapkan. [Yesaya 51:5]

Please login to join discussion
Daftar jadi Agen Pulsa, Voucher Game, dan Multipayment Daftar jadi Agen Pulsa, Voucher Game, dan Multipayment Daftar jadi Agen Pulsa, Voucher Game, dan Multipayment
No Result
View All Result

Berlangganan

Daftarkan emailmu untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru Diakonia Indonesia melalui email

Join 1 other subscriber

Tentang

Diakonia.id

Diakonia Indonesia encompasses the call to serve the poor and oppressed. Our goal is a fair and sustainable development in which living standards for the most vulnerable people are improved, and human rights. The starting point for this is the gospel with Jesus as the role model and, based on this, our policy.

Service funding support: (please contact us)

Kanal

  • Analisis & Opini
  • Apologetika
  • Belajar Alkitab
  • Berita
  • Buku Ende
  • Buku Nyanyian
  • Denominasi
  • English Hymns
  • Filsafat
  • Gereja
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Jiwaku Bersukacita
  • Kebangsaan
  • Keluarga & Relasi
  • Kidung Jemaat
  • Lagu Natal
  • Lagu Sekolah Minggu
  • Mazmur
  • Musik
  • Nyanyikanlah Kidung Baru
  • Pelengkap Kidung Jemaat
  • Redaksi
  • Renungan
  • Sejarah
  • Situs Bersejarah
  • Tokoh Kristiani
  • Umum
  • Video

Berlangganan melalui e-mail

Daftarkan emailmu untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru melalui email

  • Beranda
  • Menjadi Penulis
  • Kebijakan Privasi
  • Donasi
  • Hubungi Kami

© 2025 diakonia.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Holy Bible
    • Status & License Bible
    • Belajar Alkitab
  • Kidung Pujian
    • Musik
      • Buku Ende
      • Buku Nyanyian
      • Kidung Jemaat
      • Pelengkap Kidung Jemaat
      • English Hymns
      • Jiwaku Bersukacita
      • Lagu Natal
      • Lagu Sekolah Minggu
      • Nyanyikanlah Kidung Baru
  • Renungan
  • Apologetika
  • Keluarga & Relasi
  • Blog
    • Gereja
    • Denominasi
    • Tokoh Kristiani
    • Situs Bersejarah
    • Kebangsaan
    • Internasional
    • Umum
    • Analisis & Opini
    • Turn Back Hoax
  • Shop
    • Shopping Cart
    • Checkout
    • My Account

© 2025 diakonia.id