• +62 857-7315-8269
  • bonpascamp@gmail.com

Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri. [Kisah Para Rasul 5:31]

Yesus, Tuhan kita, yang pernah disalibkan, mati, dan dikuburkan, sekarang duduk di atas takhta kemuliaan. Tempat tertinggi yang berada di surga itu adalah milik-Nya tanpa persengketaan. Manis rasanya mengingat bahwa peninggian Kristus di surga adalah peninggian sebagai wakil. Dia ditinggikan di sebelah kanan Bapa, dan meskipun sebagai TUHAN Dia memiliki kemuliaan yang agung, yang tidak dapat dimiliki oleh ciptaan yang terbatas, tetapi sebagai Perantara, kehormatan yang dikenakan Yesus di surga merupakan warisan bagi semua orang suci. Adalah menyenangkan untuk merenungkan betapa dekat persatuan Kristus dengan umat-Nya. Kita sebenarnya adalah satu dengan Dia; kita adalah anggota dari tubuh-Nya [Efesus 5:30]; dan peninggian diri-Nya adalah peninggian diri kita. Dia akan memberi kita duduk di takhta-Nya, sebagaimana Dia telah menang, dan kita ditempatkan bersama dengan Bapa-Nya di takhta-Nya; Dia memiliki mahkota, dan Dia juga akan memberikan kita mahkota; Dia memiliki takhta, tetapi Dia tidak puas memiliki takhta itu sendiri, sebab di sebelah kanan-Nya harus ada permaisuri-Nya, yang didandani dengan “emas dari Ofir” [Mazmur 45:9]. Dia tidak dapat dipermuliakan tanpa permaisuri-Nya. Tengadahlah, hai orang percaya, kepada Yesus sekarang; biarlah mata imanmu melihat Dia dengan banyak mahkota di kepala-Nya; dan ingatlah bahwa engkau suatu hari nanti akan menjadi seperti Dia, ketika engkau akan melihat Dia sebagaimana diri-Nya; engkau tidak akan menjadi sehebat Dia, tidak akan menjadi begitu ilahi, walaupun demikian engkau, dalam ukuran tertentu, akan berbagian dalam kemuliaan yang sama, dan menikmati kebahagiaan yang sama dan kehormatan yang sama dengan yang Ia miliki. Puaslah untuk hidup tak dikenal sementara waktu, dan menjalani perjalanan yang melelahkan lewat ladang-ladang kemiskinan, atau ke atas bukit-bukit penderitaan; karena dengan segera engkau akan memerintah bersama Kristus, karena Ia “telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita [Wahyu 5:10], dan kita akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya [Wahyu 22:5].” Oh!, indahnya pemikiran ini bagi anak-anak Allah! Sekarang kita memiliki Kristus sebagai wakil kita yang mulia di pelataran istana surga, dan Ia akan datang segera dan menyambut kita kepada diri-Nya, untuk bersama dengan-Nya di sana, melihat kemuliaan-Nya, dan mendapat bagian dalam sukacita-Nya.

____________________

RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

Leave a Reply