• +62 857-7315-8269
  • bonpascamp@gmail.com

Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. [Roma 8:37]

Kita datang kepada Kristus untuk pengampunan, tetapi sering kali kita kemudian berpaling kepada Taurat untuk mendapat kuasa untuk memerangi dosa-dosa kita. Demikianlah Paulus menegur kita, “Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? [Galatia 3:1] Hanya ini yang hendak kuketahui dari pada kamu: Adakah kamu telah menerima Roh karena melakukan hukum Taurat atau karena percaya kepada pemberitaan Injil? Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging? [Galatia 3:2-3]” Bawalah dosa-dosamu kepada salib Kristus, karena manusia lama hanya bisa disalibkan di sana: kita disalibkan bersama Dia. Satu-satunya senjata untuk memerangi dosa adalah tombak yang menusuk rusuk Yesus. Contohnya seperti ini—engkau mau mengatasi sifat pemarah; bagaimanakah engkau melakukannya? Sangat mungkin engkau tidak pernah mencoba cara yang benar, yaitu pergi kepada Yesus dengan sifat itu. Bagaimana aku memperoleh keselamatan? Aku datang kepada Yesus sebagai diriku sendiri, dan percaya kepada Dia untuk menyelamatkanku. Begitu juga caranya aku harus mematikan sifat pemarahku. Aku bisa mematikannya hanya melalui cara itu. Aku harus datang kepada salib dengan membawanya, dan berkata pada Yesus, “Tuhan, aku mempercayai Engkau untuk melepaskanku dari sifat ini.” Inilah satu-satunya jalan untuk memberi pukulan maut kepada sifat itu. Engkau sedang iri hati? Engkau merasa dunia menjeratmu? Engkau dapat berjuang melawan kejahatan ini selama engkau mau, tetapi jika ini dosa yang menetap di dalam dirimu, engkau tidak akan pernah terlepas darinya dengan cara apapun, kecuali oleh darah Yesus. Bawalah kepada Kristus. Katakan pada-Nya, “Tuhan, aku percaya pada-Mu, dan nama-Mu adalah Yesus, karena Engkau menyelamatkan umat-Mu dari dosa mereka [Matius 1:21]: Tuhan, ini salah satu dosaku; selamatkanlah aku darinya!” Peraturan-peraturan tidaklah berguna tanpa Kristus sebagai cara untuk mematikan dosa. Doa-doamu, penyesalan-penyesalanmu, dan air matamu—semuanya itu bila dikumpulkan bersama—tidak ada artinya tanpa Dia. “Tiada orang selain Yesus dapat menolong para pendosa yang tak berdaya;” demikian pula orang-orang suci yang tak berdaya. Jika engkau orang yang menang, engkau harus menjadi orang yang menang oleh Dia yang telah mengasihimu. Mahkota daun [1] kita harus tumbuh diantara pohon-pohon zaitun milik-Nya di Getsemani.

____________________

RENUNGAN HARIAN (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

Leave a Reply